<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Qusworo&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://b3n2.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://b3n2.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2009 11:49:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='b3n2.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Qusworo&#039;s Blog</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://b3n2.wordpress.com/osd.xml" title="Qusworo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://b3n2.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>“Sesuatu itu akan indah jika tepat pada waktunya”</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/06/03/%e2%80%9csesuatu-itu-akan-indah-jika-tepat-pada-waktunya%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/06/03/%e2%80%9csesuatu-itu-akan-indah-jika-tepat-pada-waktunya%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 11:49:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Kata-kata itu selalu keluar apalagi kalau membahas masalah hubungan antara manusia, apalagi yang dinamakan jodoh. Sesuatu itu akan indah jika tepat pada waktunya Yah, kata-kata itu tepat karena Jodoh sudah ditentukan sama yang di Atas, kita hanya pandai untuk berusaha mencarinya. Dan waktu yang tepat memang sudah direncanakan sama yang di Atas, dengan sendirinya akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=40&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kata-kata itu selalu keluar apalagi kalau membahas masalah hubungan antara manusia, apalagi yang dinamakan jodoh.<br />
Sesuatu itu akan indah jika tepat pada waktunya<br />
Yah, kata-kata itu tepat karena Jodoh sudah ditentukan sama yang di Atas, kita hanya pandai untuk berusaha mencarinya. Dan waktu yang tepat memang sudah direncanakan sama yang di Atas, dengan sendirinya akan terasa indah.<br />
Tidak salah kiranya ada orang yang mendapatkan jodoh saat dia sudah berumur, tapi betul-betul itu jodoh yang setia buat dia dan merasakan keindahannya mendapatkan pasangan hidup di situ.<br />
Namun saya tidak akan terlalu membahas kalimat itu dalam perspektif jodoh, lebih bagaimana itu kata-kata itu sering menghinggapi hidup saya. Walau terjadi perang di dalam perasaan dan hati ini, namun ternyata semua itu indah.<br />
Kenapa saya duluan kerja dari kuliah, padahal saya masih muda waktu itu dan betul-betul jiwa mudaku sudah tanggung untuk masih kuat untuk belajar dan menghapal segala rumus fisika dan matematika. Saya merasa belum siap untuk bekerja dalam kondisi psikis maupun fisik.<br />
Pergolakan dalam hati yang cukup kuat merampas segala waktuku hanya untuk merenung dan berfikir sia-sia akan masa depanku. Ah… masa lalu yang begitu sedih untuk diingat.<br />
Namun, tidak seperti yang saya duga sebelumnya, ternyata semua itu Indah jika kita mengetahui manfaat takdir kita melalui satu jalan itu. Akhirnya saya bisa menggunakan hasil kerja saya itu untuk kuliah di kampus tercinta, yang saya inginkan dari dulu. yang sampai saat ini masih kuliah<br />
Semua itu memang sudah ada rencananya tapi waktu yang akan menjawab seberapa indahkah kenyataan-kenyataan hidup itu diberikan ke kita.<br />
Dan semua itu memang tepat pada waktunya dan memberikan warna keindahan dalam hidup kita.<br />
So…… Mengapa kita harus sedih dengan keadaan kita sekarang? Mengapa kita masih tetap mengeluh akan hidup kita? Mengapa kita selalu menjustifikasi bahwa kita salah dalam melangkah? Kalau semua itu akan indah jika tepat pada waktunya.</p>
<p>Sebuah cerita hidup untuk memotivasiku dalam mengerjakan KKP</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=40&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/06/03/%e2%80%9csesuatu-itu-akan-indah-jika-tepat-pada-waktunya%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/37/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/37/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:40:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perhatikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/37/</guid>
		<description><![CDATA[Wanita Pelacur dan Ahli Ibadah Ditulis pada Maret 26, 2008 oleh Thomy DIRIWAYATKAN DARI AL-HASAN, bahwasannya dia berkata, “Dulu ada seorang wanita pelacur yang sangat cantik. Dia tidak mau melayani, kecuali jika dibayar 100 dinar. Pada suatu hari ada seorang ahli ibadat melihatnya dan kemudian terpikat olehnya. Laki-laki itu akhirnya pergi mencari pekerjaan guna mengumpulkan sebanyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=37&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="Wanita Pelacur dan Ahli Ibadah" rel="bookmark" href="http://thomy265.wordpress.com/2008/03/26/wanita-pelacur-dan-ahli-ibadah/"><span style="color:#105cb6;">Wanita Pelacur dan Ahli Ibadah</span></a></h2>
<div class="postinfo">Ditulis pada <span class="postdate"><span style="color:#a12a2a;">Maret 26, 2008</span></span> oleh Thomy</div>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"></span></span><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"></span></span><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span style="font-size:x-small;"></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;" align="justify"><strong><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';">DIRIWAYATKAN DARI AL-HASAN</span></strong>, bahwasannya dia berkata, “Dulu ada seorang wanita pelacur yang sangat cantik. Dia tidak mau melayani, kecuali jika dibayar 100 dinar. Pada suatu hari ada seorang ahli ibadat melihatnya dan kemudian terpikat olehnya. Laki-laki itu akhirnya pergi mencari pekerjaan guna mengumpulkan sebanyak uang 100 dinar. setelah uang sebanyak itu ia dapatkan, dia pun pergi menemui wanita itu seraya berkata, ” sesungguhnya aku telah tergoda oleh kecantikanmu, karenanya aku lalu pergi mencari pekerjaan untuk mendapatkan uang 100 dinar”.  “Silahkan masuk!” pinta siwanita itu.</p>
<p>Orang ahli ibadat itu kemudian masuk kerumahnya. Di rumah wanita pelacur itu mempunyai sebuah tempat tidur terbuat dari emas. Wanita itu lalu duduk ditempat tidurnya seraya berkata,”Ayo cepat!”.  <strong>Ketika laki-laki tersebut hendak memuaskan hasratnya kepada wanita tadi, seketika itu pun dia ingat akan kedudukan dirinya disisi Allah dan gemetarlah seluruh persendiannya. </strong>Laki-laki itu lalu berkata kepada si wanita teman kencannya, ” Biarlah aku keluar meninggalkanmu dan uang 100 dinar itu menjdi hakmu!”.</p>
<p><font face="Arial"><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> </p>
<p></font></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span style="font-size:x-small;">” Apa yang terjadi kepada dirimu, bukankah kamu telah tergila-gila kepadaku hingga kamu pun  memeras keringat untuk mendapatkan uang 100 dinar ? sekarang kamu telah mendapatkan diriku, akan tetapi kamu justru meninggalkanku,” Kata wanita itu kepadanya. </span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span style="font-size:x-small;">“Ini karena aku takut kepada Allah dan juga atas kedudukanku disisi-Nya. Kamu telah membenciku dan demikian juga kamulah orang yang paling aku benci,” Kata laki-laki itu. </span></span></font></span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span style="font-size:x-small;">” Apa yang terjadi kepada dirimu, bukankah kamu telah tergila-gila kepadaku hingga kamu pun  memeras keringat untuk mendapatkan uang 100 dinar ? sekarang kamu telah mendapatkan diriku, akan tetapi kamu justru meninggalkanku,” Kata wanita itu kepadanya. </span></span><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span style="font-size:x-small;">“Ini karena aku takut kepada Allah dan juga atas kedudukanku disisi-Nya. Kamu telah membenciku dan demikian juga kamulah orang yang paling aku benci,” Kata laki-laki itu. </span></span></p>
<p></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><span style="font-size:x-small;">” Jika yang kamu katakan itu benar, aku tidak akan bersuami selain dengan dirimu,” Jawab si wanita kepadanya.” Biarkanlah aku keluar!” Pinta laki-laki itu.</p>
<p>” Tidak, kecuali bila kamu bersedia menjadi suamiku!” Desak wanita itu.</p>
<p>” Tidak, biarkanlah aku keluar dulu!” Jawab laki-laki tersebut.</p>
<p>” Apa yang membuatmu merasa berat bila aku datang memohon kepadamu untuk menikahi diriku?” Kata wanita tersebut.</p>
<p>” Mungkin saja! ” Jawabnya, sambil mengenakan cadar dengan kain bajunya lalu keluar dari daerah tersebut. Demikian pula dengan siwanita itu ikut keluar seraya bertaubat kepada Allah dan menyesali semua perbuatan yang pernah dilakukannya. Wanita itu terus berjalan hingga akhirnya sampailah dia ketempat asal silaki-laki ahli ibadat itu. siwanita itu lalu bertanya kesana kemari perihal laki-laki ahli ibadat yang pernah mendatanginya. akhirnya jerih payahnya untuk medapatkan laki-laki tersebut membuahkan hasil. Seseorang lalu datang menghadap keoada laki-laki ahli ibadat yang dimaksud wanita tersebut seraya berkata, ” Sesungguhnya sang permaisuri telah datang kepadamu.” Ketika sang ahli ibadat melihat kedatangan wanita itu dia terkejut sambil menjerit dan jatuh dalam rengkuhan tangan siwanita itu. ternyata dia telah meninggal dunia seketika itu juga, siwanita itu lalu bertanya, “Sifulan ini telah meninggalkanku untuk selama-lamanya. apakah dia masih memiliki sanak keluarga?”.</p>
<p>“Saudaranya adalah seorang laki-laki yang miskin”, Jawab mereka yang hadir.</p>
<p>“Jika demikian, aku akan menikah dengannya karena kecintanku kepada saudaranya,” Jawab siwanita itu. Akhirnya siwanita tersebut dinikahkan dengan saudara laki-laki si ahli ibadat itu.</p>
<p>Dan dari hasil pernikahan, oleh Allah dikaruniakan kepada mereka tujuh orang Nabi Allah</p>
<p><span style="font-size:x-small;"><span style="font-size:12pt;color:black;font-family:'Times New Roman';"><span style="font-family:Trebuchet MS;">Dikutip dalam ” Mereka yang Kembali, Ibnu Qudamah “</span></span> </span></p>
<p><span style="font-size:9pt;color:black;font-family:'Trebuchet MS';"><font size="2"> </p>
<p></font></span></span></span></p>
<p> </p>
<div></div>
<pre><em>masjid_annahl-owner@googlegroups.com</em></pre>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=37&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/37/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/35/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/35/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:26:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/35/</guid>
		<description><![CDATA[Rekor Indonesia Dimata Dunia Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni) . Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=35&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="content">
<div id="post-209" class="post hentry category-perhatikan tag-rekor-indonesia-dimata-dunia">
<h2><a title="Rekor Indonesia Dimata Dunia" rel="bookmark" href="http://thomy265.wordpress.com/2008/05/06/rekor-indonesia-dimata-dunia/"><span style="color:#105cb6;">Rekor Indonesia Dimata Dunia</span></a></h2>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni) . Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).</p>
<p>* Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.</p>
<p>* Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hamper penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.</p>
<p>* Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.</p>
<p>* Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia. Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.</p>
<p>* Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia. Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.</p>
<p>* Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).</p>
<p>* Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectusâ€ yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.</p>
<p>* Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.</p>
<p>* Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.</p>
<p>* Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambing supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 &amp; terakhir 2002).</p>
<p>* Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.</p>
<p>* Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) &amp; pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).</p>
<p>* Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.</p>
<p>* Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).</p>
<p>* Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.</p>
<p>* Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.</p>
<p>* Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegah pengikisan air laut/abrasi.</p>
<p>* Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bias mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.</p>
<p>* Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.</p>
<p>* Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.</p>
<p>* Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meter di Sulawesi.</p>
<p>* Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.</p></div>
<p class="postinfo"> </p>
</div>
</div>
</div>
<p><!-- End content --><!-- End narrowcolumnwrapper and narrowcolumn classes --></p>
<div class="narrowcolumnwrapper">
<div class="narrowcolumn">
<div class="content">
<div class="post hentry category-perhatikan tag-rekor-indonesia-dimata-dunia post">
<div id="respond">
<h3><a title="Log out of this account" href="http://thomy265.wordpress.com/wp-login.php?action=logout"></a></p>
<p>&lt;!&#8211;<strong>XHTML:</strong> Anda dapat menggunakan pengait kata ini&#58;  &lt;a href=&quot;&quot; title=&quot;&quot;&gt; &lt;abbr title=&quot;&quot;&gt; &lt;acronym title=&quot;&quot;&gt; &lt;b&gt; &lt;blockquote cite=&quot;&quot;&gt; &lt;cite&gt; &lt;code&gt; &lt;del datetime=&quot;&quot;&gt; &lt;em&gt; &lt;i&gt; &lt;q cite=&quot;&quot;&gt; &lt;strike&gt; &lt;strong&gt; </p>
<p>&#8211;&gt;</h3>
<p> </p></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=35&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/35/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/33/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/33/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:20:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/33/</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda Terbangun Menjelang Subuh  Jika Anda memiliki rutinitas tidur pukul 21.00 dan kadang terbangun di dini hari (sekitar pukul 04.00) karena bermimpi buruk  atau kebelet pipis, ada baiknya jika Anda tidak tidur lagi. Pada saat itu, tubuh Anda sebenarnya sudah 90% recovery (metabolisme sudah komplit). Ketika Anda memaksa tubuh tidur lagi, secara otomatis, seluruh tubuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=33&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="content">
<div id="post-647" class="post hentry category-kesehatan tag-anda tag-jika tag-menjelang tag-subuh tag-terbangun">
<h2><a title="Jika Anda Terbangun Menjelang Subuh" rel="bookmark" href="http://thomy265.wordpress.com/2009/02/19/jika-anda-terbangun-menjelang-subuh/"><span style="color:#105cb6;">Jika Anda Terbangun Menjelang Subuh</span></a></h2>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p style="text-align:justify;"> Jika Anda memiliki rutinitas tidur pukul 21.00 dan kadang terbangun di dini hari (sekitar pukul 04.00) karena bermimpi buruk  atau kebelet pipis, ada baiknya jika Anda tidak tidur lagi. Pada saat itu, tubuh Anda sebenarnya sudah 90% recovery (metabolisme sudah komplit). Ketika Anda memaksa tubuh tidur lagi, secara otomatis, seluruh tubuh akan “dipaksa” pula untuk kembali rileks dan tubuh mengulangi proses istirahat dari nol kembali.<br />
 <br />
Akibatnya tubuh Anda yang telah bugar 90% tadi (Anda telah mengalami tidur selama 6-7 jam. Normalnya manusia tidur selama 8 jam), menjadi kacau. Layaknya batere rechargeable yang telah nyaris full, kemudian dimatikan lalu dicharge ulang. Lama-lama akan rusak.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu juga dengan tubuh. Tidak jarang anda akan bangun dengan tubuh sakit (serasa remuk), dibarengi sakit kepala, tubuh lemas dan rasanya males banget.<br />
 <br />
Ada baiknya setelah Anda terbangun, jangan biarkan diri Anda terlelap lagi, walau Anda masih merasa ingin tidur.<br />
 <br />
Segeralah bangun, dan sibukkan otak Anda dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Paling efektif adalah membaca. Saat pagi, ketika otak Anda masih segar, membaca dapat membantu Anda melatih konsentrasi dan fokus. Membaca di pagi hari dapat menekan risiko pikun atau Alzheimer.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika tidak ada bacaan, Anda bisa bermain teka-teki silang yang juga berfungsi sama. Kalaupun ingin bermain game komputer / PS, pilihlah game yang dapat menstimulasi otak seperti catur, sukeban, atau game lain yang membutuhkan pemikiran dan strategi (bukan game kayak Tekken atau Counter Strike lho…!!!).<br />
 <br />
Jangan sekali-kali menonton, karena hanya akan membuat otak Anda berada dalam kondisi “idle” / stand by. Karena tidak distimulasi kegiatan yang “menantang”, lama-lama otak akan membiarkan dirinya relaks, dan pada akhirnya Anda pun tertidur.<br />
 <br />
Selain itu, Anda bisa melakukan kegiatan lain seperti melukis, menulis, atau hal lain yang bisa menstimulasi otak Anda.<br />
 <br />
Asal tahu saja: Beethoven, Mozart, Albert Einstein, J.K. Rowling, Thomas Alva Edison , bahkan Robert T. Kiyosaki banyak mendapatkan ide-ide cemerlang  di pagi hari setelah bangun tidur.</p>
</div>
<p class="postinfo"> </p>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=33&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/33/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/31/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/31/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:18:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[malaikat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Malaikat Untuk Setiap Bayi Di Dunia Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia… Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan ; ” Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia… tetapi bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah..” kata si bayi. Tuhan menjawab : ” Aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=31&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="Seorang Malaikat Untuk Setiap Bayi Di Dunia" rel="bookmark" href="http://thomy265.wordpress.com/2009/02/19/seorang-malaikat-untuk-setiap-bayi-di-dunia/"><span style="color:#105cb6;">Seorang Malaikat Untuk Setiap Bayi Di Dunia</span></a></h2>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia…</p>
<p>Menjelang diturunkan dia bertanya kepada Tuhan ;</p>
<p>” Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia… tetapi bagaimana cara saya hidup di sana, saya begitu kecil dan lemah..” kata si bayi.</p>
<p>Tuhan menjawab : ” Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu. ..”</p>
<p>“Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia..” , demikian kata si bayi.</p>
<p>Tuhan pun menjawab : ” Malaikat-mu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari.. dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia.</p>
<p>Si bayipun bertanya kembali, “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?”</p>
<p>Sekali lagi Tuhan menjawab : ” Malaikat-mu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.”</p>
<p>Si bayipun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, “Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya.. ?“</p>
<p>Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab : ” Malaikat-mu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun… “</p>
<p>Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, “Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi.”</p>
<p>Dan Tuhanpun menjawab : “Malaikat-mu akan menceritakan kepadamu tentang Aku.. dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu… “</p>
<p>Saat itu surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar..</p>
<p>Dan sang anak dengan suara lirih bertanya, “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumahku nanti ?”</p>
<p>Tuhanpun menjawab, “<strong>Kamu dapat memanggil malaikat-mu. .. ‘ IBU ‘…</strong>“</p>
<p>Kenanglah Ibu yang telah susah payah melahirkan-mu dan menyayangi-mu …</p>
<p>Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika engkau pergi …..</p>
<p>Ingatkah engkau.. ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu … ??</p>
<p>Ingatkah engkau, ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu … ??</p>
<p>Dan, ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibu-mu ketika ia melihatmu terbaring sakit … ??</p>
<p>Se-sekali jenguklah Ibu-mu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan.. .</p>
<p>Kembalilah memohon maaf pada Ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.. .</p>
<p>Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang…</p>
<p>Segeralah jenguk Ibu-mu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malam pun kian larut…</p>
<p>Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang, apabila ibu-mu telah tiada nanti……………</p>
<p>Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita …</p>
<p>Tak ada lagi senyuman indah … tanda bahagia ….</p>
<p>Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya. ..</p>
<p>Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya…</p>
<p>Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu, tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit…</p>
<p>Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu di setiap hembusan nafasnya…</p>
<p>Kembalilah segera….. peluklah ibu yang selalu menyayangimu …</p>
<p>Ciumlah kaki Ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya…</p>
<p>Kawan… berdo’alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya…</p>
<p>Jangan biarkan engkau menyesal di masa datang kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu ..</p>
<p>Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya …</p>
<p>Ibu… maafkan aku.. atas segala kesalahan2 yg telah ku perbuat.. namun engkau tetap saja menyayangi-ku walau sebesar apa pun kesalahan yg telah ku perbuat…</p>
<p>” Sampai kapanpun jasa-mu serta Kasih dan Sayang-mu tak akan terbalas ….”</p>
<p>“… Selamat Hari Kasih Sayang… “</p>
<p>” … jangan pernah Ibu lepaskan dekapan kasih sayang sejatimu… “</p>
<p>Ditulis pada <span class="postdate"><span style="color:#a12a2a;">Februari 19, 2009</span></span> oleh Thomy</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=31&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/31/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CinA</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/cina/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/cina/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:14:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Cina…Cina…Cina… Saya seorang pribumi yg dulunya benci setengah mampus sama WNI Keturunan Cina. Tetapi setelah hidup di Amerika selama 10 tahun dan sekarang bekerja di salah satu bank terbesar di dunia berpusat di New York City, pandangan saya berubah dan mengerti mengapa Cina itu berbeda dengan orang pribumi. Dan sebenarnya banyak sekali hal-hal yg kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=29&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="post-644" class="post hentry category-hikmah tag-cina">
<h2><a title="Cina…Cina…Cina…" rel="bookmark" href="http://thomy265.wordpress.com/2009/02/19/cinacinacina/"><span style="color:#105cb6;">Cina…Cina…Cina…</span></a></h2>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p style="text-align:justify;">Saya seorang pribumi yg dulunya benci setengah mampus sama WNI Keturunan Cina. Tetapi setelah hidup di Amerika selama 10 tahun dan sekarang bekerja di salah satu bank terbesar di dunia berpusat di New York City, pandangan saya berubah dan mengerti mengapa Cina itu berbeda dengan orang pribumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan sebenarnya banyak sekali hal-hal yg kita tidak mengerti tentang cina, dan hal-hal ini sebenarnya harus kita ketahui dan kita pikirkan lagi, karena hal-hal ini adalah sesuatu yg bisa kita pakai untuk kepentingan bangsa sendiri dan utk memajukan bangsa sendiri. Bukan saya bilang bahwa kita harus berubah jadi Cina, cuma kalau memang bagus mengapa tidak ? Dan memang ada juga hal-hal buruknya, tetapi semua bangsa juga punya.</p>
<p style="text-align:justify;">Marilah saya mulai pendapat saya tentang perbandingan antara WNI asli dan keturunan cina :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Perbedaan2 nyata Setelah bekerja tiga tahun lebih dan punya teman dekat orang bule dan orang Cina dari Shanghai di tempat kerja saya, saya melihat banyak sekali perbedaan-bedaan, diantaranya :</p>
<p style="text-align:justify;">A. DUIT</p>
<p style="text-align:justify;">a) Si bule, kalo gajian langsung ke bar, minum-minum sampe mabuk, beli baju baru, beli hadiah macam-macam untuk istrinya. Dan sisanya 10% di simpan di bank. Langsung makan-makan di restoran mahal, apalagi baru gajian. (kecuali bule Yahudi)</p>
<p style="text-align:justify;">b) Si Cina, kalau gajian langsung disimpan di bank, kadang-kadang diinvest lagi di bank, beli Saham, atau dibungain. Bajunya itu2 saja sampe butut. Saya pernah tanya sama dia, duitnya yg disimpen ke bank bisa sampe 75%-80% dari gaji.</p>
<p style="text-align:justify;">c) Saya sendiri. kalo gajian biasanya boleh deh makan-makan sedikit, apalagi baru gajian, beli baju kalo ada yg on-sale (lagi di discount), beli barang-barang kebutuhan istri, sisanya kira2 tinggal 15-20% terus disimpen di bank.</p>
<p style="text-align:justify;">*** Kebanyakan di Amerika, orang Cina yang kerja kantoran (sebenarnya Korea dan Jepang juga) muda-muda sudah bisa naik mobil bagus dan bisa mulai beli rumah mewah. walaupun orang tuanya bukan konglomerat dan bukan mafia di Cinatown. Malah mereka beli barang senangnya cash, bukan kredit. Soalnya mereka simpan duitnya benar-benar tidak bisa<br />
dikalahkan oleh bangsa lain. kalau bule atau orang hitam musti ngutang sampe tua baru bisa lunas beli rumah.</p>
<p style="text-align:justify;">B. KERJAAN</p>
<p style="text-align:justify;">a) si bule, abis kerja (biasanya jam kerja jam 8 pagi &#8211; 6 sore) hari Senen sampai hari Jumat (Sabtu dan minggu tidak kerja)) ke bar ato makan-makan ngabisin gaji. Kalau disuruh lembur tiba-tiba, biasanya kesel-kesel sendiri di kantor. Biasanya kalo hari Senen, si bule<br />
tampangnya kusut, soalnya masih lama sampe hari Sabtu, pikirannya weekend melulu. Kalo hari Kamis, si bule males kerja, pikirannya hari Jumat melulu. Terus jalan-jalan gosip kiri kanan.</p>
<p style="text-align:justify;">b) si Cina, abis kerja langsung pulang ke rumah, masak sendiri, nggak pernah makan diluar (saya sering ngajak dia makan, cuma tidak pernah mau, mahal katanya, musti simpan duit, kecuali kalo ada hari-hari khusus). Kalau disuruh lembur tidak pernah menolak, malah sering<br />
menawarkan diri untuk kerja lembur. Kalau disuruh kerja hari sabtu atau hari minggu juga pasti mau. Kadang-kadang dia malah kerja part-time (bukan sebagai pegawai penuh) di perusahaan lain untuk menambah uangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">c) saya sendiri, kalau disuruh lembur, agak malas juga kadang-kadang karena sudah punya rencana keluar pergi makan sama teman-teman kantor. Kadang-kadang ingin sekali pulang ke rumah karena di kantor melulu, cuma mau nggak mau mesti kerja (jadi kesannya terpaksa, nggak seperti si cina yg rela). Weekend paling malas kalau musti kerja.</p>
<p style="text-align:justify;">*** Bos-bos juga biasanya suka sama orang Cina kalau soal kerjaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka soalnya pekerja yg giat dan tidak pernah bilang “NO” sama boss.</p>
<p style="text-align:justify;">Dapat kerja juga gampang kalau mukanya cina, karena dipandang sebagai “Good Worker”. Atau pekerja giat. Jarang sekali, kecuali penting sekali dia tidak bersedia kerja lembur. Dan kalaupun tidak bersedia lembur, biasanya dia akan datang sabtu atau minggu, atau kerja lembur besoknya.</p>
<p style="text-align:justify;">C. RUMAH</p>
<p style="text-align:justify;">a) Apartment si bule, wah bagus sekali. gayanya kontemporari. Penuh dengan barang-barang perabotan dan furniture mahal. Pokoknya gajinya pasti abis ngurusin apartment dia.</p>
<p style="text-align:justify;">b) Apartment si cina, wah… kacau. Cuma ranjang satu, dilantai saja. Meja butut, dan dua kursi butut. TV nya kecil sekali, TV kabel saja tidak punya. Pokoknya sederhana sekali. Waktu saya tanya, dia bilang “bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.” daerahnya pun<br />
bukan didaerah mahal, tempatnya di daerah kumuh dan kurang ada yg mau tinggal.</p>
<p style="text-align:justify;">c) Apartment saya sendiri, yah lumayan, cuma istri saya suka juga merias rumah. Jadi apa rtment saya lumayan lah tidak seperti punya si Cina.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya benar-benar salut dia bisa hidup begitu. Padahal duitnya di bank banyak. Gaji dia saja lebih tinggi dari saya karena lebih lama di perusahaan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">*** Setelah 10 taun, biasanya si bule (kecuali Yahudi), orang item, masih tinggal di apartment atau baru ngutang beli rumah, si cina begitu juga Yahudi sudah bisa beli rumah sendiri. Karena nabung dengan giatnya, dan cuma beli yg penting-penting saja. Jadi uangnya ditabungkan sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">*** Disini saja saya bisa lihat perbedaan-bedaan nyata, saya pertama-tama pikir, wah si Cina ini pelit amat (hanya suku Padang saja yang bisa menyamakan pelitnya). Masa duit banyak kayak begitu disimpan saja di bank. Dan kalau kita banding-bandingkan dengan sejarah orang-orang cina, kita akan tahu kenapa mereka (Cina) itu dalam long-range nya (jangka panjang nya) lebih maju dari pribumi di Indonesia, karena saya sempat bertukar pikiran dengan beberapa teman lagi orang Cina lainnya, orang India, or ang Arab, orang Jerman, orang Amerika, dan orang Cina ini sendiri. Kita musti tau sejarahnya orang Cina ini.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Perbandingan antara sejarah kebudayaan cina dan Indonesia JAMAN DULU</p>
<p style="text-align:justify;">Bangsa cina adalah bangsa yg bangga dengan bangsanya, karena kebudayaan cina adalah salah satu kebudayaan yg tertua di dunia, hampir setahaf dengan Mesopotamia dan Mesir. Karena itu kebudayaan cina itu benar-benar menempel di sanubari nya. Susah sekali untuk<br />
melepaskan kebudayaan tersebut karena memang betul kebudayaan mereka itu hebat, terus terang, kalau kita bandingankan dengan kebudayaan kita (pribumi Indonesia ) kita tidak bisa mengalahkan kebudayaan orang cina. Dan memang kebudayaan mereka sudah diakui dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut salah satu Journal of Archeology terkemuka di dunia, orang Melayu itu unsurnya lebih banyak mengarah ke bangsa Mongol atau Cina.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi bangsa Indonesia itu sebenarnya Cina, walaupun secara biologis dan&amp;n bsp; evolusis, ada unsur-unsur dari India dan Arab di darah orang pribumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tetapi orang Indonesia (Melayu) itu sebenarnya genetik nya lebih dekat ke orang Cina. Orang cina itu sudah dari dulu 4000 tahun hidupnya diawang kesusahan terus (maksudnya rakyat kecilnya). Negara cina dari jaman dulu, katanya, sudah perang terus, rakyat kecil disiksa olah<br />
pemerintahnya sendiri, dan pemerintahnya berganti-ganti terus. Orang cina bisa dibilang salah<br />
satu bangsa yang tahan banting. Sudah biasa menderita, dan makin menderita, biasanya orang kan makin nekad dan makin berani, jadi semua jalan ditempuh, namanya saja mau hidup, bagaimana. Ini juga terjadi di Indonesia .</p>
<p style="text-align:justify;">Karena negaranya sendiri, Cina, banyak masalah, mereka imigrasi kemana-mana. Mereka ada dimana-mana, teman saya orang item dari Nigeria dan Ethiopia (afrika) bilang disana pun ada banyak orang cina. Dan herannya. Cina-cina di Afrika pun sukses dan bisa dibilang tidak<br />
miskin.</p>
<p style="text-align:justify;">DI INDONESIA Di Indonesia sendiri, waktu saya masih tinggal diJakarta, saya bisa melihat perbedaan-perbedaan nya, cuma waktu itu pikiran saya belum terbuka. Saya pernah punya teman orang cina di Senen buka toko kain. Di sebelahnya persis ada pak Haji yg juga buka toko kain. Setelah dua tahun, bisnis si cina makin maju, dan si pak Haji sebelah akhirnya bangkrut. Ternyata bukan karena si Cina main curang atau guna-guna si pak haji. Ternyata itu karena si cina, walaupun sudah untung, uangnya di simpan dan ditabung saja, untuk mengembangkan<br />
bisnisnya lagi. Dan dia dan istrinya makan telor ceplok saja</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan si pak haji baru untung sedikit sudah makan besar di restoran karena gengsi sama keluarga nya. Nah bukannya si pak haji ini salah ? Bukannya kita bisa lihat sendiri bahwa cina ini pikirannya le bih maju lebih melihat kedepan dan lebih tahan banting ? Saya kira ini adalah suatu hal yang bisa kita contoh dari si Cina ini. Mungkin kita tidak usah terlalu pelit seperti dia atau si Padang, tapi juga tidak usah gengsi-gengsian.</p>
<p style="text-align:justify;">Saya sudah bertemu dengan banyak orang dari negara yg berbeda-beda dan satu hal yg benar-benar nyata adalah orang yg TIDAK MEMBUAT KEPUTUSAN BERDASARKAN GENGSI biasanya NEGARANYA MAJU.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba saja lihat orang Hong Kong, orang Jepang, orang Inggris, orang Amerika, orang Jerman dan orang Singapore, mereka sudah MAJU sekali pemikirannya. Tidak seperti orang Indonesia . Kalau YA yah sudah bilang YA, kalau TIDAK yah bilang TIDAK. Jadi tidak tidak ada yg tidak<br />
enak hati. Kalau sudah lama tidak enak hati akhirnya berantem.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang Indonesia sayangnya gengsinya tinggi sekali, tidak mau mengaku kalau memang salah atau harus merubah sesua tu yg jelek. Inilah kelemahannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Di mata Internasional bangsa Indonesia sudah terkenal sebagai NAZI Jerman versi Asia Tenggara. Waktu perang dunia ke II bangsa Jerman sedang miskin karena mereka kalah perang dunia ke I, supaya rakyat tidak marah, si Hitler yg cerdik sengaja menyalahkan orang Yahudi yg<br />
memang kaya dan menguasai ekonomi Jerman. Dan orang Yahudi akibatnya dibantai dan tidak diperlakukan sebagai warga negara sendiri. Padahal mereka juga sudah lama tinggal di Jerman dan sudah merasa sebagai bangsa sendiri, walaupun mereka masih memegang kebudayaan mereka yg tinggi, sama seperti cina di Indonesia .</p>
<p style="text-align:justify;">Di Indonesia anehnya, pribumi benci dengan cina tetapi bukan dengan orang Belanda atau orang Jepang. Kalau dipikir-pikir, cina itu tidak salah apa-apa. Saya sebagai pribumi baru sadar akan hal itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Belanda menyiksa bangsa Indonesia dan menguras harta bumi kekayaan Indonesia selama 350 tahun dan setelah pergi meninggalkan penyakit yg paling bahaya dan mendarah daging, yaitu korupsi, yg sampai sekarang juga menimbulkan krisis ekonomi setelah 53 tahun merdeka rupanya penyakit ini bukannya makin terobati, tetapi makin menusuk dan menular ke seluruh badan dan mental bangsa Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Bangsa Jepang, cuma menguasai 3.5 tahun, tapi menyiksa bangsa Indonesia lebih kejam dari bangsa lain. Karena kalah perang, bangsa jepang, yah mau tidak mau sekarang musti menguasai dunia secara ekonomi tidak bisa lagi main angkat senjata.</p>
<p style="text-align:justify;">Anehnya kita sebagai pribumi malah benci dengan cina bukannya dengan Belanda atau jepang. Lucu sih. Semua bangsa lain (Korea, Cina, Burma, Vietnam, dan Afrika) benci dengan bekas penjajahnya bukan penduduk sesama yg telah hidup bertahun-tahun bersama-sama yaitu cina kalau di Indonesia .</p>
<p style="text-align:justify;">Salah apa si cina-cina ini, tidak salah apa-apa. Kenapa mereka kelihatannya buas dalam bisnis, tamak, dan rakus? Kenapa? Karena &gt; mereka selama tinggal di Indonesia selalu diperlakukan sebagai orang luar dan di anak-tirikan. Coba bayangkan kalau anda-anda jadi cina, pasti anda-anda juga mau melindungi diri sendiri, siapa yg mau nggak makan besok? atau mati? Yah, kalau begitu, mereka jadi cerdik, agak licik, ulet, jadinya berhasil memegang ekonomi indonesia. Tapi mereka juga bekerja keras, JAUH…..SANGAT JAUH LEBIH KERAS DARI KITA YG PRIBUMI. Bukan cuma di Indonesia saja. Orang cina sepertinya ditaruh dimana saja pasti sukses dan bekerja keras.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka (cina) tidak menyerah pada nasib, dan selalu INGIN MENJADI DUA KALI LIPATKAN TARAF HIDUPNYA, kita yg pribumi, biasanya puas dengan keberhasilan kita dan malas malasan karena merasa sudah diatas angin.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi cina2 ini tidak berlaku, mau setinggi apa juga, pasti bisa lebih tinggi lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita saja yg bodoh, mau dengar omongan pemerintah yg brengsek dan mengkambing hitamkan cina. Karena mereka sendiri juga busuk tetapi takut ketahuan. Jadi mereka menggunakan cina sebagai tameng dan kambing hitamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Gimana mau hidup sebagai negara yg maju coba ? Kalau tidak bersatu.</p>
<p style="text-align:justify;">Negara yg maju harus bisa hidup dengan tentram satu sama lain tidak perduli dengan warna kulit, agama, dan keturunan. Semuanya musti diakui sebagai satu bangsa.</p>
<p style="text-align:justify;">Contohnya Amerika, mau cari orang dari mana saja ada. Cuma mereka bersatu, dan mereka sadar tiap orang punya kejelekan masing-masing. Cuma tidak digembar-gemborkan, tapi dibicarakan dan dirubah. Yg bagusnya diambil, dan dipakai bersama-sama untuk memajukan negara. Tidak segan-segan, atau gengsi, kalau gengsi-gengsi maka tidak akan maju. Harus open (terbuka) dan mau menerima kesalahan dan musti mau berubah.</p>
<p style="text-align:justify;">Life Is A Role Playing Game !! Ditulis pada <span class="postdate"><span style="color:#a12a2a;">Februari 19, 2009</span></span> oleh Thomy</p>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=29&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata Tragedi WTC sudah di sebutkan dalam Al Quran</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/ternyata-tragedi-wtc-sudah-di-sebutkan-dalam-al-quran/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/ternyata-tragedi-wtc-sudah-di-sebutkan-dalam-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 09:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perhatikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[WTC sudah di sebutkan dalam Al Quran Ditulis pada Juni 9, 2008 oleh Thomy 6 tahun yang lalu, Tanggal 11 September ….. Tragedi WTC ada dalam Qs. At Taubah ayat 109, sbb : Terjemahan : Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=26&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#800080;">WTC sudah di sebutkan dalam Al Quran</span></span><a title="Ternyata Tragedi WTC sudah di sebutkan dalam Al Quran" rel="bookmark" href="http://thomy265.wordpress.com/2008/06/09/ternyata-tragedi-wtc-sudah-di-sebutkan-dalam-al-quran/"></a></h2>
<div class="postinfo">Ditulis pada <span class="postdate"><span style="color:#a12a2a;">Juni 9, 2008</span></span> oleh Thomy</div>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>6 tahun yang lalu, Tanggal 11 September …..<br />
Tragedi WTC ada dalam <span style="font-family:Arial Black;"><span style="color:#ff0000;">Qs. At Taubah ayat 109</span></span>, sbb :</p>
<p>Terjemahan :<br />
Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhaan-(Nya) itu yang baik,<br />
ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh,<br />
lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam.<br />
Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Zalim.</p>
<p>Disitu disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim.<br />
Pada surat At Taubah diatas telah disebutkan kata “JURUFIN HAR” yang oleh ulama tafsir dulu diterjemahkan<br />
sebagai “ditepi jurang yang runtuh” ternyata 14 abad kemudian kata tersebut menjadi nama sebuah jalan dikota<br />
New York tempat berdirinya WTC, yaitu : Jalan JERF HAR.</p>
<p>Gedung WTC runtuh pada tanggal 11-9-2001<br />
Mari kita lihat beberapa kesamaan (yang mestinya bukan hanya kebetulan semata) :<br />
Tanggal 11 adalah tanggal terjadinya tragedi WTC, apakah suatu kebetulan bila surat At Taubah terletak pada juz ke 11.</p>
<p>Bulan terjadinya tragedi itu adalah bulan September (bulan ke 9),<br />
apakah secara kebetulan jika surat At Taubah berada pada urutan ke 9 dari Alquran,</p>
<p>Tahun terjadinya tragedi itu adalah tahun 2001, apakah secara kebetulan pula<br />
bila jumlah huruf dalam surat At Taubah terdiri dari 2001 huruf.</p>
<p>Jumlah tingkat di gedung WTC ada 109 tingkat, sekali lagi apakah mungkin kebetulan<br />
bila hal tersebut sudah tertuang dalam QS At Taubah ayat 109.</p>
<p>SubhanAllah, Maha Suci Allah dan sungguh benar<br />
Muhammad adalah Rasul-Mu !<br />
Sungguh benarlah firman-Mu : “Kami akan memperlihatkan kepada mereka<br />
tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru langit dan pada diri<br />
mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar ….<br />
<span style="font-family:Arial Black;"><span style="color:#ff0000;">(Al Qur’an, surah Al Fushshilat 53)</span></span></p>
<p>Ternyata Allah telah memberikan khabarnya 14 abad yang lalu tanpa diketahui oleh manusia …<br />
Ini adalah salah satu mukjizat Alqur’an yang telah membuktikan kejadian pada masa yang akan datang.</p>
<p>Subhanallah</p>
<p>Ada gambarnya juga lo.hehehe.</p>
<p><span style="font-family:Arial Black;">WTC sebelum DIHANCURKAN</span></p>
<p><a href="http://thomy265.files.wordpress.com/2008/06/wtc_finished3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-268" src="http://thomy265.files.wordpress.com/2008/06/wtc_finished3.jpg?w=205&#038;h=300&#038;h=300" alt="" width="205" height="300" /></a> </div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=26&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/03/26/ternyata-tragedi-wtc-sudah-di-sebutkan-dalam-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://thomy265.files.wordpress.com/2008/06/wtc_finished3.jpg?w=205&#38;h=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sri Sultan Hamengku Buwono IX</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/02/14/sri-sultan-hamengku-buwono-ix/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/02/14/sri-sultan-hamengku-buwono-ix/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 04:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh orgawam di/pada September 24, 2007 Sepotong Sejarah Dari Yogya Oleh Anton Ada yang menarik dari perbincangan Andy F. Noya dengan Sultan Yogya. Pertama, menjadi jelas memang figur Sultan Yogya masih sangat kharismatis di mata orang Jawa, kedua Megawati dan capres lainnya akan punya lawan kuat dan ketiga memperlihatkan Yogya merupakan sebuah daerah inti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=23&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="date">Ditulis oleh <a href="http://orgawam.wordpress.com/"><strong><span style="color:#4e4e4e;">orgawam</span></strong></a> di/pada September 24, 2007</p>
<div class="entrytext">
<div class="snap_preview">
<p><strong>Sepotong Sejarah Dari Yogya</strong></p>
<p>Oleh Anton</p>
<p>Ada yang menarik dari perbincangan Andy F. Noya dengan Sultan Yogya.<br />
Pertama, menjadi jelas memang figur Sultan Yogya masih sangat<br />
kharismatis di mata orang Jawa, kedua Megawati dan capres lainnya<br />
akan punya lawan kuat dan ketiga memperlihatkan Yogya merupakan<br />
sebuah daerah inti pembentukan Republik Indonesia. Lalu ketika kita<br />
mengingat Yogya dan perjuangannya maka pandangan kita tak bisa<br />
dilepaskan pada Sultan Yogya ke sembilan. Raja terbesar Yogyakarta<br />
sepanjang sejarah kesultanan Yogyakarta sejak Perjanjian Giyanti 1755.</p>
<p>Sepanjang sejarahnya Yogyakarta lebih dikenal sebagai wilayah yang<br />
melahirkan pembangkang terhadap kekuasaan kolonial Hindia Belanda<br />
ketimbang pusat budaya. Berbeda dengan Mangkunegaran yang dimulai<br />
dari kebesaran Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyowo dimana<br />
kemudian Mangkunegaran berubah menjadi wilayah tersendiri yang kaya<br />
raya dan banyak menghasilkan karya-karya sastra dan budaya. Puncak<br />
karya Mangkunegaran adalah pada masa Mangkunegoro IV dan Mangkunegoro<br />
VI dengan karyanya Wulangreh, Serat Kalathida dan banyak karya<br />
lainnya begitu juga dengan tari-tarian yang adiluhung. Sementara<br />
Kasunanan Solo mengalami puncak kejayaannya pada masa Pakubuwono X<br />
(sepuluh). Beliau merupakan Raja Jawa yang sering dibilang sebagai<br />
Ratu Wicaksono dan sangat kaya raya sekali karena menguasai jaringan<br />
perdagangan gula. Dibanding Kasunanan dan Mangkunegaran, wilayah<br />
Voorstenlanden Yogya seperti : Kasultanan dan Pakualaman tidak<br />
memiliki apa-apa. Sultan Yogya ke delapan malah terkenal sebagai<br />
Sultan yang senang pesta mewah. Gambar-gambar perjamuan makan Sultan<br />
Yogya VIII menunjukkan selera tinggi Sultan yang gemar menghambur-<br />
hamburkan uang. Tapi Sultan Yogya VIII ini punya putera yang luar<br />
biasa, dia bernama : Dorodjatun. Dorodjatun ini bukan putera dari<br />
Garwo Padmi (Permaisuri) tapi putera dari Garwo Ampilan (selir). Di<br />
usianya yang begitu muda Dorodjatun melihat ibunya separuh terusir<br />
dari Istana, dan tinggal di luar lingkungan Istana. Hal ini membekas<br />
dihatinya.</p>
<p>Dorodjatun di titipkan oleh Bapaknya ke keluarga Mulder, dididik<br />
dengan cara-cara Belanda, dengan begitu Dorodjatun tahu adat istiadat<br />
orang Belanda, dengan cara berpikir barat kelak dia mampu<br />
mempermainkan Belanda pada masa-masa perang Revolusi. Setelah dewasa<br />
Dorodjatun disekolahkan di Belanda disini dia mempunyai sahabat<br />
Puteri Juliana yang kelak menjadi Ratu Belanda. Puteri ini senang<br />
sekali dengan Dorodjatun karena sikapnya yang pendiam, sederhana<br />
namun pandai melucu. Kedua anak bangsawan ini-pun bersahabat, tapi<br />
ada rumor yang bilang kalau sang Puteri jatuh cinta dengan<br />
Dorodjatun. Di Belanda Dorodjatun juga sekelas dengan Hamid Algadrie,<br />
Nah Hamid ini kelak menjadi Sultan Hamid II, Raja Pontianak tokoh<br />
penting di balik BFO (Bijeenkomst voor Federale Overleeg) sebagai<br />
hasil kompromi terhadap Konferensi Meja Bundar. Bila dibaca dari<br />
buku `Tahta Untuk Rakyat’ terlihat sekali kedua Sultan ini merupakan<br />
rivaal. Bahkan Dorodjatun dengan sedikit sinis menceritakan bahwa<br />
Hamid Algadrie kecil pernah nangis ketika berkelahi dengan seorang<br />
perempuan. Hubungan kedua Sultan ini kelak dijaman Revolusi kurang<br />
begitu baik tapi mereka sering berhubungan karena desakan politik.</p>
<p>Sekitar akhir tahun 1930-an Sultan HB VIII memanggil anaknya<br />
Dorodjatun untuk pulang, mereka bertemu di Batavia tepatnya di Hotel<br />
Des Indes (Hotel ini kelak menjadi Pertokoan Duta Merlin). Di Hotel<br />
itulah Sultan menyerahkan tahtanya dan mangkat. Jadilah Dorodjatun<br />
menjadi Sultan HB IX. Tidak seperti Bangsawan-Bangsawan lain, Sultan<br />
HB IX dikenal sebagai seorang Sultan yang rendah hati, dia benar-<br />
benar bergabung dan membela rakyatnya ini menjadi cerita-cerita<br />
rakyat Yogya yang legendaris.</p>
<p>Sebelum dinobatkan menjadi Sultan sudah kebiasaan pemerintahan Hindia<br />
Belanda lewat Residennya selalu berunding dulu dengan calon Raja.<br />
Biasanya perundingan ini untuk menodong konsesi-konsesi politik pada<br />
calon Raja baru, sebagai wilayah yang merdeka kekuasaan Sultan Yogya<br />
sangat terbatas dan selalu diawasi oleh Residen. Biasanya pada Sultan-<br />
Sultan terdahulu, perundingan berlangsung singkat, karena pendahulu<br />
Dorodjatun biasanya tak mau ambil pusing, apalagi setelah insiden<br />
Ontowiryo yang berbuah perang Diponegoro. Namun Dorodjatun tidak mau<br />
mengalah pada perundingan ini. Tapi pada suatu malam Dorodjatun<br />
mendengar suara “Sudah kamu tanda tangani saja, sedikit lagi Belanda<br />
pergi dari sini” Dorodjatun yakin bahwa itu suara nenek moyangnya.<br />
Dan paginya dengan hati ringan ia menandatangani pengajuan konsesi,<br />
Toh Belanda sedikit lagi mau pergi. Hal itu membuat Residen Belanda<br />
tercengang karena tanpa angin tanpa hujan Sang Pangeran Mahkota mau<br />
menandatangani pengajuan konsesi setelah selama berbulan-bulan<br />
menolak habis-habisan pengajuan dari Belanda. Lalu dinobatkanlah sang<br />
Sultan menjadi Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku<br />
Buwono, Senopati Ing Ngalogo, Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo,<br />
Kalifatullah Ingkang Kaping Songo” , disaat penobatan itu pula-lah<br />
Sri Sultan HB IX mengucapkan kata terkenalnya : ” Saya memang<br />
berpendidikan barat tapi pertama-tama saya tetap orang Jawa”</p>
<p>Di pertengahan tahun 1945 orang-orang pergerakan di Jakarta sudah<br />
berhasil memasuki masa puncak kerjanya yaitu : Proklamasi Kemerdekaan<br />
Indonesia, dimana Bung Karno dan Bung Hatta menyatakan<br />
kemerdekaannya. Namun tuntutan kemerdekaan politik itu oleh pihak<br />
Republikein secara de jure hanya daerah kekuasaan Belanda. Di luar<br />
kekuasaan Belanda kaum Republikein tidak berhak, sementara wilayah<br />
kekuasaan Solo-Yogya disebut Voorstenlanden adalah daerah yang<br />
dipertuan oleh Sunan Solo, Mangkunegoro, Sultan Yogya dan Paku Alam<br />
dan bukan kekuasaan Hindia Belanda. Di puncak sejarah inilah nasib<br />
kedua wilayah menjadi sangat berbeda juga nasib kehidupan kraton-<br />
kratonnya kelak. Sunan Solo dan Mangkunegoro bimbang, bahkan separuh<br />
menolak bergabung dengan Republik Indonesia. Mereka takut bila<br />
bergabung dengan Republik kerajaan-kerajaan akan dilikuidir dan<br />
pemerintahan yang dikabarkan Sosialis itu menolak adanya bentuk<br />
feodalisme. Sementara Sultan Yogya dan Paku Alam dengan keyakinan<br />
bulat mendukung Republik Indonesia dan bergabung dengan Republik<br />
Indonesia. Penggabungan Sultan Yogya ini merupakan simbol bahwa Raja<br />
Jawa (Jawa adalah simbol dari pusatnya Nusantara) berdiri dibelakang<br />
Sukarno-Hatta ini berarti dari sisi budaya kemerdekaan RI mendapatkan<br />
legitimasinya. Sunan Solo dan Mangkunegoro masih menolak dan ini<br />
berakibat fatal karena rakyat Solo keburu marah pada dua raja ini dan<br />
meledaklah Gerakan Swapraja dimana mereka menuntut Raja Solo dan<br />
Mangkunegaran menyerahkan hak istimewanya ke Republik Indonesia sejak<br />
saat itulah Kasunanan Solo kehilangan wibawanya. Mangkunegaran masih<br />
agak terselamatkan karena kelak Suharto yang menjadi Presiden RI<br />
kedua menikahi kerabat jauh Mangkunegaran dan Keraton Mangkunegaran<br />
masih sedikit memiliki pamor.</p>
<p>Sultan Yogya meminta agar Sukarno-Hatta dan seluruh pemimpin Republik<br />
pindah ke Yogyakarta, dengan pertimbangan Belanda lewat NICA sudah<br />
membonceng Sekutu dan akan menjadikan Jakarta sebagai pusat<br />
pertempuran. Dan memang betul perkiraan Sultan Garis Jakarta-Bandung<br />
merupakan pusat kekuatan militer NICA apalagi di Jakarta ada Batalyon<br />
X yang terkenal kejam. Di Yogya para penggede RI yang sesungguhnya<br />
miskin harta itu dibantu keuangannya oleh Sultan. Ibu Fatmawati dan<br />
Ibu Rahmi Hatta sering mendapat santunan dari Sultan Yogya, bahkan<br />
ada cerita bahwa Sultan itu kalau ngambil untuk bantuan kepada<br />
perjuangan Republik Indonesia tidak pernah ada hitungannya, ia raup<br />
semua (dengan menggunakan kedua tangan) keping-keping emas milik kas<br />
kesultanan tanpa perlu menghitung kembali dan setelah kondisi RI<br />
mapan Sultan sama sekali tidak menyinggung- nyinggung hal ini, dia<br />
selalu diam. Ini tidak seperti pemimpin-pemimpin lain yang gembar<br />
gembor perjuangannya termasuk berbohong untuk melambungkan peran<br />
perjuangannya, seperti apa yang dilakukan oleh Suharto.</p>
<p>Berbicara tentang Sultan HB IX tak lengkap rasanya bila tidak<br />
menyinggung kejadian `Janur Kuning’. Kejadian Janur Kuning bermula<br />
dari serangan besar-besaran militer Belanda tanggal 18 Desember 1948.<br />
Belanda berhasil menerjunkan ribuan orang ke Maguwo Yogya tanpa<br />
perlawanan berarti kecuali dari taruna-taruna AURI dibawah komando<br />
Kasmiran. Penyerbuan ke Yogya pada waktu sangat mendadak pasukan<br />
penerjun payung kebanyakan KNIL orang Ambon dan Kupang dalam<br />
pertempuran di Maguwon itu 40 orang anak buah Kasmiran tewas<br />
ditempat. Saat itu sedang berlangsung perundingan antara pihak RI<br />
dengan Belanda di daerah Kaliurang. AH Nasution juga sedang berada di<br />
Yogya dan terlibat perundingan namun tiba-tiba Belanda melakukan<br />
sebuah keputusan nekat menyerang Yogyakarta. Prakarsa ini melawan<br />
kehendak Van Mook dan diputuskan oleh Dr.Beel Perdana Menteri<br />
Belanda dari garis keras, Van Mook sendiri lebih menginginkan langkah<br />
kooptasi dengan membentuk pemerintahan- pemerintahan boneka yang<br />
mengepung Jawa, tapi karena Belanda baru saja dapat bantuan dari<br />
proyek Marshall Plan uangnya digunakan untuk membiayai perang.<br />
Serangan Belanda ke Maguwo mengikuti metode pasukan Jerman saat<br />
menduduki Nederland tanggal 10 Mei 1941. Menggunakan taktik<br />
penerjunan payung. Dengan langsung terjun payung, maka pasukan<br />
Belanda bisa langsung berada di garis belakang musuh tanpa melewati<br />
barikade-barikade militer yang ada di sekeliling Yogya terutama jalur<br />
Semarang-Yogya atau Purwekerto-Yogya. Pimpinan serangan umum Belanda<br />
ada ditangan Jenderal Spoor, yang dulu merupakan anak buah dan<br />
didikan Letjen Oerip Soemohardjo semasa di KNIL. Untuk pasukan dalam<br />
kota diserahkan kepada Kolonel Van Langen Komandan Brigade T.<br />
Serangan berjalan lancar pertahanan dari pihak republik sama sekali<br />
tidak ada. Bahkan beberapa penduduk saat melihat pesawat-pesawat<br />
tempur jenis cureng di udara dan tank sherman mulai masuk kota,<br />
rakyat malah takjub dikiranya TNI sedang latihan perang-perangan.<br />
Beberapa diantaranya berteriak kegirangan karena bangga melihat<br />
pesawat-pesawat canggih terbang di atas kota dan mereka kira itu<br />
pesawat milik TNI AU. Memang sebelum serangan dimulai AH Nasution dan<br />
Bambang Sugeng Komandan Divisi Djawa Tengah sudah mengabarkan bahwa<br />
TNI akan melakukan latihan perang-perangan untuk mengantisipasi<br />
serangan Belanda. Namun belum latihan ternyata TNI sudah kedahuluan<br />
anak buah Jenderal Spoor.</p>
<p>Jenderal Sudirman yang tahu kota Yogya sudah terkepung buru-buru<br />
menghadap Bung Karno dan penggede-penggede Republik yang sedang rapat<br />
di Gedung Agung (Istana Negara) membahas serbuan Belanda. Jenderal<br />
Sudirman disuruh mengunggu di luar, sebentar Bung Karno menemui<br />
Sudirman dan mengatakan “Saya akan menyerahkan diri” Sudirman kecewa<br />
akan keputusan Bung Karno, dia balik bertanya “Bung tak mau<br />
bergerilya dengan saya di hutan-hutan? ” Bung Karno diam sejenak lalu<br />
tangannya memegang hidungnya, sejenak matanya berkedip-kedip “Dirman,<br />
kau tahu saya akan merasa terhina bila saya nanti tertangkap Belanda<br />
di kampung-kampung tengah hutan sebagai pelarian. Apalagi bila saya<br />
terbunuh, lebih baik saya ditangkap dengan cara terhormat dengan ini<br />
berarti dunia Internasional masih memperhatikan saya,…sekarang kamu<br />
pulanglah dulu..kamu sedang sakit, lebih baik beristirahatlah”<br />
Sudirman kecewa bukan main terhadap jawaban Bung Karno sebelumnya ia<br />
juga sudah kecewa dengan sikap pemerintah yang didominasi kelompok<br />
Sjahrir yang masih suka berunding dengan Belanda. Sudirman lebih<br />
bersimpati pada kekuatan militer yang terpengaruh Tan Malaka<br />
ketimbang TNI pro Hatta atau Sjahrir. Tapi dia sungkan dengan Bung<br />
Karno. Akhirnya Sudirman pulang dengan hati mangkel.</p>
<p>Sudirman berjalan bersama ajudannya ke rumahnya. Sudah dua bulan dia<br />
terbaring sakit, dan baru kali ini dia bisa bangun dan keluar rumah<br />
setelah mendengar beberapa kali bunyi bom. Di rumah Sudirman lalu<br />
tidur di kamarnya. Paru-parunya tinggal satu, yang satunya lagi juga<br />
sudah menghitam terpengaruh penyakit. Badannya kurus kering. Saat ia<br />
terbaring beberapa perwira TNI mengunjunginya termasuk Kolonel<br />
Bambang Sugeng. “Saya tidak mau menyerah dengan Belanda” kata<br />
Jenderal Sudirman.<br />
`Ya, Pak kita juga tidak akan menyerah, tapi Belanda sudah mengepung<br />
Yogya” kata Kapten Tjokropranolo ajudan Jenderal Sudirman. “Tjokro<br />
ambilkan aku jas dan blangkon di laci, minta pada Ibu…”<br />
“Lho, Bapak mau kemana?”<br />
“Saya akan menyingkir ke hutan-hutan saya tidak mau ditangkap Belanda”<br />
“Tapi Bapak masih sakit”<br />
“Anak-anakku masih banyak bergerilya di dalam hutan, masak aku mau<br />
nyerah begitu saja”<br />
“Baiklah Pak nanti Bapak ditandu saja dengan kursi kayu di depan”<br />
“Baiklah”</p>
<p>Sidang darurat di tengah agresi militer Belanda berlangsung cepat.<br />
Diputuskan pemerintahan akan di over ke Bukittinggi kebetulan disana<br />
ada Menteri Kemakmuran Sjarifudin Prawiranegara dan beberapa pemimpin<br />
Republik lapis tengah sedang bertugas di Bukittinggi. Termasuk<br />
beberapa perwira yang ada di Sumatera seperti Kolonel Hidayat yang<br />
menjabat Panglima Komandan Sumatera (ajudan Kol. Hidayat ini Kapten<br />
Islam Salim- anak Agus Salim-), Kolonel Nazir diangkat menjadi Kepala<br />
Staf Angkatan Laut PDRI juga Kolonel Hubertus Soejono menjadi KSAU<br />
(kelak di tubuh AURI terjadi perpecahan karena belum terselesaikannya<br />
masalah penyerahan KSAU PDRI ke KSAU RI karena Suryadarma masih<br />
menganggap dia sabagai KSAU resmi, Suryadarma juga ikut ditangkap<br />
pada penyerbuan Belanda 28 Desember 1948 dan dibuang ke Bangka). Bung<br />
Hatta juga memerintahkan agar dibangun sebanyak mungkin zender<br />
(jaringan pengirim) radio untuk dijadikan kekuatan penekan bagi Palar<br />
di PBB. Setelah selesai Bung Karno keluar ruangan dan mendengar suara<br />
bom terus berjatuhan, sementara Sri Sultan HB IX berjalan di<br />
belakangnya. Bung Karno menoleh kepada Sultan. “Bung Sultan bagaimana<br />
dengan Bung, apa Bung yakin aman disini?” Dengan tersenyum Sri<br />
Sultan berkata “Bung Karno tidak usah mengkhawatirken saya, Belanda<br />
tidak akan berani masuk Keraton, nanti biar para perwira-perwira TNI<br />
bersembunyi di dalam Keraton menyamar jadi abdi dalem”<br />
“kalau begitu saya akan tunggu itu Van Langen tangkap<br />
saya…sementara Bung Sultan tetap di Yogya”<br />
“Ya saya kira begitu” Sri Sultan tersenyum. Sultan tahu Van Langen<br />
tidak akan berani menangkap dirinya, karena Sri Ratu Belanda sudah<br />
berpesan pada tentara Belanda jangan mengutak-atik kawannya Sri<br />
Sultan HB IX.</p>
<p>Sementara bom terus berjatuhan dari pesawat Mitchell dan deru pesawat<br />
tempur terus menerus terdengar. Beberapa kali ledakan bom terdengar<br />
di belakang Istana. Setelah Bung Karno selesai berbincang-bincang<br />
dengan Sri Sultan ia melihat Sjahrir berjalan santai ke arah<br />
kamarnya. “Sjahrir kamu mau kemana” Sjahrir kaget menoleh ke arah<br />
Bung Karno. “Saya lapar Bung…mau makan dari siang belum makan ini”<br />
Bung Karno tersenyum dan menggeleng-gelengka n kepala.</p>
<p>Di tengah bom yang terus berjatuhan Sjahrir tetap dengan tenang makan<br />
nasi dan lauk pauknya. Saat ditanya salah seorang asisten kenapa dia<br />
tidak khawatir dengan bom yang terus berjatuhan, dengan enteng<br />
Sjahrir menjawab dalam bahasa Belanda “Soal mati nantilah, yang<br />
penting aku makan dulu…”</p>
<p>Menjelang sore hari tanggal 19 Desember 1948 Istana Agung ditembaki<br />
oleh pasukan khusus Belanda, beberapa bom berjatuhan. Menyadari<br />
serbuan Belanda sudah tidak bisa ditahan oleh pasukan pengawal<br />
Istana. Bung Karno meminta pada Sjahrir untuk menyuruh orang membawa<br />
bendera putih pertanda bahwa orang-orang Istana menyerah. Sri Sultan<br />
HB IX berada di Siti Hinggil dia tidak mau terlihat bersama dengan<br />
penggede Republik agar jangan ditangkap dan secara tersirat berpesan<br />
pada Belanda urusan Keraton dengan Republik sama sekali dia tidak<br />
tahu menahu. Ini memang strategi Sultan agar dia tidak bentrok dengan<br />
Belanda di awal penyerbuan. Sri Sultan paham pesan Bung Karno untuk<br />
tetap di Yogya, karena sesungguhnya kunci kemenangan itu diletakkan<br />
pada Sri Sultan bukan pemerintahan Darurat PDRI di Bukittinggi.<br />
Biarpun pemimpin Republik semua pergi, tapi masih ada pemimpin<br />
Republik yang punya kekuasaan di Yogyakarta, yaitu : Sri Sultan HB<br />
IX, dimana dimata Belanda sikap Sultan masih bisa dirubah dengan<br />
bujuk rayu dan Sultan hanyalah Republikein terselubung, hal ini tidak<br />
disadari Belanda bahwa sejak bulan September 1945 Yogyakarta sudah<br />
menyatakan bergabung dengan RI ini berarti kedudukan Sri Sultan HB IX<br />
dibawah Presiden RI bukan lagi netral seperti perkiraan Belanda.</p>
<p>Seorang Kapten Belanda masuk ke dalam gedong agung dan menghadap Bung<br />
Karno. “Tuan akan segera kami tangkap” Bung Karno tersenyum dan<br />
berkata singkat “Ya, kami sudah tahu…” mata Bung Karno melihat ke<br />
arah Perdana Menteri Hatta, Sjahrir, KSAU Surjadarma dan beberapa<br />
menteri lainnya. Lalu dia berkata pada kabinet Hatta itu “Ayo kita<br />
berangkat” Lalu Bung Karno dengan menenteng jas dan kopernya dibawa<br />
seorang serdadu Belanda menumpang sebuah jeep dibawa ke Maguwo untuk<br />
bertemu dengan Kolonel Van Langen, Komandan Brigade T.</p>
<p>“Saya harus diperlakukan sebagai Presiden Republik Indonesia, apa<br />
yang anda lakukan sudah menyalahi hukum perang..” kata Bung Karno<br />
dengan suara tegas pada Kolonel Van Langen. Kolonel Van Langen yang<br />
dari tadi duduk kemudian berdiri dan berjalan ke mejanya, ia<br />
mengambil sebuah surat dari atasannya. “Ini bacalah, Tuan” Bung<br />
Karno mengambil kertas itu lalu membaca singkat. “Saya bukan bagian<br />
dari negara Tuan, negeri kami sudah merdeka…dan saya adalah<br />
Presiden Republik Indonesia, saya tidak mau kalian tangkap seperti<br />
penjahat” Kolonel Van Langen agak gusar dengan jawaban Bung Karno<br />
tapi dia juga tidak tahu status Bung Karno dalam penangkapan ini apa.<br />
Dia berjalan keluar ruangan kerjanya dan menyuruh anak buahnya<br />
menghubungi Jenderal Spoor. “Ya, ada apa Kolonel?”<br />
“Jenderal, Tuan Sukarno minta kejelasan status”<br />
“Ya, dia tawanan perang” Jawab Spoor singkat.<br />
“Status tawanan apa?” tanya Van Langen.<br />
“Presiden Republik Indonesia… biar saja, toh nanti akan segera kita<br />
likuidir Republik itu”<br />
“Ya kalau begitu baiklah….” Kolonel Van Langen melangkah ke dalam<br />
dan menemui Bung Karno. “Tuan anda kami tawan sebagai Presiden<br />
Republik Indonesia”<br />
Bung Karno tersenyum lebar. “Baiklah tapi ingat Kolonel kalian punya<br />
pemerintahan sudah bikin kesalahan fatal” wajah Van Langen meringis<br />
lalu berkata pelan “Saya tidak tahu politik Tuan, saya hanya tahu<br />
perang” Bung Karno tertawa. “Lalu kemana kami akan kalian bawa”<br />
“Tuan akan kami putuskan setelah Tuan berada dalam pesawat, saya juga<br />
tidak tahu dimana Tuan akan kami bawa” Wajah Bung Karno tiba-tiba<br />
muram ia takut Belanda main curang dengan mentorpedo pesawatnya, tapi<br />
ia menenangkan diri Belanda lebih sportif daripada Jepang. “Tuan<br />
Sukarno besok Pagi Jenderal Mayoor Meijer akan datang menemui Tuan”<br />
Bung Karno membenarkan letak duduknya “Jaantje Meijer sudah jadi<br />
Jenderal?”<br />
“Ya Tuan… Jenderal Mayoor” Jawab Van Langen singkat. Bung Karno<br />
tahu Jaantje masih berpangkat Kolonel saat penyerbuan pasukan Belanda<br />
ke arah selatan Jawa dan sekitar Gunung Slamet.</p>
<p>Paginya Jenderal Mayoor Meijer datang ke ruang tahanan Bung Karno.<br />
Dengan berpakaian rapi dia menyapa sopan Bung Karno. “Goeden Morgen,<br />
Tuan Sukarno apa kabar?” Bung Karno berdiri menyambut Meijer. “Baik<br />
Tuan Meijer, saya masih Presiden Republik Indonesia” Meijer tertawa<br />
dan mengajak Bung Karno bicara. ” Dengan serangan ini berarti<br />
pemerintahan Republik Indonesia sudah tidak ada lagi”<br />
Bung Karno bungkem dia menaham marah mendengar kata-kata<br />
Meijer. “Tuan Sukarno saya harap pasukan-pasukan liar ekstremis<br />
menghentikan perlawanannya” Bung Karno semakin kesal mendengar ucapan<br />
Meijer. Akhirnya Bung Karno bicara setelah mendengar Meijer bicara<br />
panjang lebar tentang kemungkinan- kemungkinan masa depan. “Dengar<br />
Tuan Meijer saya tidak akan tunduk dengan siapapun, Pasukanmu mungkin<br />
berhasil menguasai Yogyakarta tapi pasukan-pasukan liar yang Tuan<br />
sebut tadi, akan merebutnya kembali…Kami bukan orang yang gampang<br />
menyerah”<br />
“Terserah Tuan tapi Tuan kami akan segera tawan di luar Jawa”<br />
“Saya tidak takut”<br />
Meijer menyalami Bung Karno dan pamit keluar. Dua hari kemudian Bung<br />
Karno dan rombongan di bawa ke Brastagi. Lalu mereka di pindahkan ke<br />
tepi danau Toba. Di danau Toba segerombolan pemuda Republik nekat mau<br />
membebaskan Bung Karno cs namun keburu ketahuan Belanda, mereka<br />
kemudian diberondong peluru dan tewas semua. Di Prapat ini juga Bung<br />
Karno mendengar bahwa dia mau di eksekusi mati. Hati Bung Karno<br />
gelisah bukan main saat mendengar desas desus dia mau dieksekusi dari<br />
salah seorang pelayan yang nangis-nangis karena mendengar kabar dari<br />
seorang serdadu Belanda Bung Karno mau dieksekusi. Bung Karno<br />
berjalan ke kamarnya dan membuka Al Qur’an dengan sembarang lalu<br />
menemukan sebuah ayat yang berbunyi : Mati Hidup manusia di tangan<br />
Allah SWT. Setelah itu hati Bung Karno tenang. Tak lama kemudian<br />
Bung Karno dipindahkan ke Bangka.</p>
<p>Sementara di Yogyakarta Sri Sultan HB IX terus menerus mendapat<br />
tekanan dari pihak Belanda. Beberapa intel Belanda melaporkan Sri<br />
Sultan HB IX terbukti menjalin kerjasama dengan beberapa perwira TNI<br />
juga menyembunyikan mereka di dalam Kraton. Sri Sultan menolak<br />
tuduhan Belanda dan meminta agar Belanda memeriksa sendiri saja ke<br />
dalam Keraton. Tapi bila pasukan Belanda berani masuk ke Keraton dia<br />
akan protes kepada kawan kecilnya yang sudah jadi Ratu Belanda,<br />
Juliana.</p>
<p>Kemudian datanglah Pro-Kontra itu yang menjadi perang sejarah sampai<br />
saat ini belum selesai. Yaitu Serangan Umum 1 Maret 1949. Untuk itu<br />
mari kita baca dulu dari versi Sri Sultan HB IX. Setelah penangkapan<br />
Belanda terhadap pemimpin-pemimpin Republik Indonesia, PBB mengalami<br />
kegemparan. Nehru, Perdana Menteri India menuding Belanda sudah<br />
melakukan perbuatan biadab tak tahu malu. Kemarahan Nehru ini<br />
didukung oleh anggota-anggota PBB lainnya. Yang paling galak adalah<br />
Australia, Australia meminta Belanda mematuhi etika hukum<br />
Internasional karena sudah berulang kali Belanda berunding dengan<br />
pihak Indonesia baik melalui pihak ketiga atau Komisi Tiga Negara dan<br />
Komite Jasa Baik dengan begitu Belanda mengakui eksistensi negara RI,<br />
sementara penyerbuan kemarin itu dinyatakan Belanda sebagai aksi<br />
Polisionil dengan menyamakan agresi militer dengan aksi polisionil<br />
berarti Belanda secara tidak langsung sudah menyatakan Republik<br />
Indonesia sudah tidak ada lagi.</p>
<p>Amerika Serikat sendiri lewat delegasinya mendesak Belanda mengadakan<br />
perundingan dengan pihak Indonesia seraya mengancam bila kelakukan<br />
Belanda tidak berubah maka dompet bantuan Amerika terhadap Belanda<br />
tidak akan terbuka lagi. “Belanda harus mematuhi peraturan-peraturan<br />
Internasional dan mengikuti cara-cara penyelesaian konflik yang<br />
terhormat”</p>
<p>Belanda yang merasa terpojok dengan desakan negara-negara anggota PBB<br />
berteriak lantang “Republik Indonesia tidak ada lagi, buktinya sama<br />
sekali tidak ada perlawanan dari pihak kaum RI ketika pemimpin-<br />
pemimpinnya kami tangkap”</p>
<p>Sri Sultan mendengarkan perdebatan-perdebat an PBB ini baik-baik dari<br />
siaran BBC, ia mengambil kesimpulan bahwa harus diadakan serangan<br />
militer besar-besaran yang dapat membuktikan anggapan Belanda itu<br />
salah. Ia duduk terdiam dan berpikir apa bisa militer melakukan<br />
serangan terkonsolidasi. Sri Sultan HB IX meminta pendapat kakaknya<br />
Pangeran Prabuningrat apakah bisa militer dikonsolidasikan untuk<br />
melakukan serangan yang sedang ia pikirkan. Pangeran Prabuningrat<br />
mengusulkan agar Sultan memanggil salah seorang perwira TNI yang<br />
masih ada di sekitar Yogya. “Siapa, Latief Hendraningrat sedang di<br />
luar kota”<br />
“Itu Komandan Wehrkreiss III, yang orangnya pendiam masih di sekitar<br />
Yogyakarta?”<br />
“Yang mana?” tanya balik Prabuningrat.<br />
“Itu lho yang berhasil rebut tangsi senjata Jepang di Kotabaru”<br />
“Oh, Overste Suharto”<br />
“Ya, Suharto…suruh orang Keraton hubungi dia untuk datang kesini,<br />
menyamar jadi Abdi Dalem Keraton saja”<br />
“Baiklah” kata Prabuningrat.</p>
<p>Suharto datang diam-diam ke Keraton Yogya dengan menyamar menjadi<br />
Abdi Dalem (kisah Suharto menyamar menjadi Abdi Dalem ini sempat di<br />
film-kan oleh Usmar Ismail di tahun 1950 dan masih versi Orisinil<br />
jauh dari kesan menjilat). Suharto dibawa Marsoedi sebagai perwira<br />
penghubung antara Suharto dengan Sri Sultan ke ruang khusus Sri<br />
Sultan untuk membicarakan kemungkinan serangan besar-besaran di<br />
Yogyakarta. Kejadian itu berlangsung tanggal 14 Februari 1949.</p>
<p>“Mas Harto duduklah” Jawab Sultan dengan bahasa Jawa halus.<br />
“Baik Kanjeng Sinuwun” Jawab Letkol Suharto dengan menggunakan bahasa<br />
Jawa Tinggi yang biasa dibahasakan seorang hamba pada Paduka Rajanya.<br />
“Mas Harto akhir-akhir ini keamanan kota Yogya tidak stabil bagaimana<br />
kamu bisa membereskannya supaya tidak ada lagi penjarahan-penjarah an<br />
di toko-toko dan perampokan-perampok an yang kabarnya juga menggunakan<br />
senjata, Belanda sendiri kewalahan terhadap aksi liar para perampok<br />
itu”<br />
“Bisa Kanjeng Sinuwun, saya usahaken agar perampokan itu tidak ada<br />
lagi..”<br />
Sri Sultan melihat ke arah radio dan kemudian matanya menerawang<br />
dalam-dalam. Ia tahu sedang diamat-amati intel Belanda namun<br />
penilaian Belanda sama sekali salah, ia diperkirakan akan<br />
memperjuangkan Yogya sebagai daerah otonom dibawah Belanda atau diam-<br />
diam ingin menjadi Presiden Republik Indonesia. Padahal apa yang<br />
dilakukan Sultan adalah bentuk pengabdian Raja Jawa terhadap kehendak<br />
sejarah. Dan Belanda kurang paham terhadap bentuk pengabdian ini. Sri<br />
Sultan betul-betul ingin mengabdi pada Republik Indonesia bukan<br />
mengejar ambisinya. Tangan kanan Sri Sultan memegang dagu-nya yang<br />
agak lancip itu lalu dia berkata pelan pada Letkol Suharto.</p>
<p>“Mas Harto apa bisa dilakukan serangan besar-besaran ke Yogyakarta?”<br />
“Maksud Sinuwun?” Suharto balik bertanya.<br />
“Serangan pendadakan agar Belanda tahu Republik masih ada”<br />
“Hmmm…saya usahaken”<br />
“Berapa pasukan yang kamu punya?”<br />
“Kalau dihitung-hitung yang bisa saya kerahkan dari SubWehrkreis saya<br />
sekitar dua ribu orang”<br />
“Hmmm…dua ribu cukup”<br />
“Memang Sinuwun mau merencanakan apa?”<br />
“Saya menginginkan agar TNI bisa masuk ke dalam kota dan merebut<br />
semua tempat yang dikuasai Belanda terutama gudang senjata yang ada<br />
di Pabrik Waston itu, juga beberapa titik penting seperti Stasiun<br />
Kereta Api, Jalan Malioboro dan Benteng Vredenburg”<br />
Suharto terdiam sejenak dia berpikir dalam-dalam. Suharto adalah ahli<br />
strategi dia tidak akan mengambil keputusan bila keputusan itu tidak<br />
akan ia menangkan. Ia bukan tipe pengambil spekulasi yang untung-<br />
untungan ia harus paham situasi. Namun yang dihadapinya adalah Sri<br />
Sultan, Rajanya. Ia juga berpikir bahwa inti kekuatan pasukan Belanda<br />
adalah KNIL pribumi kebanyakan dari Ambon, yang juga agak tak yakin<br />
dengan Belanda, bagaimanapun orang-orang pribumi itu dalam hatinya<br />
memihak Republik. Yang ditakutkan Suharto justru pasukan Marinir<br />
Belanda yang sudah dididik di Virginia Amerika.<br />
“Berapa jam yang dibutuhkan pasukan bantuan Belanda dari luar Yogya<br />
terutama yang di Semarang itu bisa tiba ke Yogya?”<br />
“empat jam mungkin mereka akan sampai ke Yogya dan langsung membantu<br />
pertempuran”<br />
“Kamu bisa kuasai Yogya selama enam Jam, Mas Harto?”<br />
“Bisa Sinuwun”<br />
“Kamu sanggup?”<br />
“Sanggup sinuwun”<br />
“Sekarang laksanakan” Sri Sultan adalah Menteri Pertahanan pada<br />
kabinet Hatta dia mengerti problem-problem kekuatan angkatan perang<br />
kita. Dan dengan strategi perebutan kota Yogyakarta diharapkan LN<br />
Palar wakil Indonesia di luar negeri punya dukungan fakta bahwa<br />
Indonesia masih ada.</p>
<p>Suharto mengkonsolidasi pasukannya. Harto merasa senang karena<br />
pasukan-pasukannya masih utuh. Apalagi ada pasukan Pesindo eks<br />
pelarian peristiwa Madiun dibawah pimpinan Kapten Latief yang<br />
terkenal berani (Kapten Latief ini kelak tersangkut perkara G 30 S<br />
saat peristiwa terjadi dia berpangkat Kolonel dan menjabat Komandan<br />
Brigade Infanteri Kodam V Jaya). Disamping itu ada pasukan dari<br />
Pramoedji yang ada di Godean, Marsoedi dan Amir Moertono. Pemuda-<br />
pemuda Pakuningratan no.60 juga siap membantu mereka ini tergabung<br />
dalam Pesindo dan dididik oleh jago Sosialis Djohan Sjahroezah,<br />
Letkol Suharto jaman awal kemerdekaan sering juga ke Pathook disitu<br />
juga ada Sjam Kamaruzaman, seorang polisi yang juga kemudian menjadi<br />
intel dan banyak tahu perkembangan politik (pada peristiwa G 30 S,<br />
Sjam mengambil peranan penting dan dianggap missing link dari<br />
rangkaian kejadian di Lubang Buaya pada pagi dini hari 1 Oktober<br />
1965). Di Pathook-lah nama Suharto mulai mengorbit dia diperintahkan<br />
oleh pemerintah Republik untuk melakukan serangan militer ke gudang<br />
senjata di Kotabaru, tanggal 7 Oktober 1945. Kapten Suharto -yang<br />
juga jebolan sekolah KNIL di Bogor- memimpin serangan ke Kotabaru<br />
dan sukses besar. Inilah yang kemudian mendukung kelancaran karir<br />
Suharto sampai ia diangkat menjadi komandan pasukan pengamanan kota<br />
Yogyakarta, dimana dia banyak berjumpa dengan penggede-penggede<br />
Republik yang baru saja hijrah dari Jakarta ke Yogya. Pada<br />
penangkapan Jenderal Sudharsono yang menentang pemerintahan kabinet<br />
Sjahrir dan bersimpati pada Tan Malaka, Suharto yang mengatur dan ini<br />
membuat Presiden Sukarno menyenangi perwira yang sering<br />
disebutnya `Koppeg’ ini.</p>
<p>Sejak usainya geger Madiun 1948 yang dilanjutkan dengan langkah-<br />
langkah reorganisasi di tubuh tentara termasuk Divisi Diponegoro.<br />
Suharto sendiri memimpin Brigade III yang terkenal sebagai `Brigade<br />
Suharto’. Salah satu tugas penting Brigade III ini adalah mengamankan<br />
kota Yogyakarta, Suharto sebagai komandan Brigade menugaskan dua dari<br />
empat Batalionnya sebagai pasukan kota Yogyakarta. Unsur-unsur<br />
Batalion pengaman Yogyakarta terdiri dari taruna-taruna Akmil, unusr-<br />
unsur Angkatan Darat dan Angkatan Laut, Polisi Militer dan sejumlah<br />
sisa laskar Brigade Martono yang sudah di demobilisasi. Sementara<br />
pasukan dibawah Sudarmo dan Sruhardoyo ditempatkan di Bagelen,<br />
pasukan ini berperan penting nantinya pada serangan umum 1 Maret<br />
1949. Namun sesaat sesudah agresi militer Belanda akhir tahun<br />
Desember 1948 Divisi III Diponegoro dirombak lagi oleh Panglimanya<br />
Kolonel Bambang Sugeng, Letkol Suharto sendiri kebagian tanggung<br />
jawab menjadi Komandan Wehrkreis (WK) III yang membawahi enam SWK<br />
(Subwehrkreis) : Satu bertanggung jawab untuk wilayah sekitar kota,<br />
dua untuk wilayah sekitar Bantul, dua untuk wilayah Sleman dan satu<br />
lagi bertanggung jawab atas daerah Wonosari dan Maguwo. Suharto<br />
sendiri mendirikan markasnya berpindah-pindah namun dia sering<br />
terlihat di sekitar pegunungan Menoreh Bantul. Kolonel TB Simatupang<br />
pernah mengunjungi markasnya di Gamping dekat perbatasan barat kota.</p>
<p>Lemahnya pertahanan kota Yogyakarta bukan tidak menimbulkan protes.<br />
Rakyat banyak kecewa karena lemahnya pertahanan kota Yogya oleh<br />
pasukan TNI dan tudingan ini diarahkan pada komandan kota Yogya,<br />
Suharto. Letkol Abdul Latief Hendraningrat komandan pasukan pengawal<br />
Kepresidenan ( seorang pengerek bendera merah putih pada proklamasi<br />
17 Agustus 1945) sendiri terbengong-bengong melihat sama sekali tidak<br />
adanya pasukan yang membangun barikade di sekitar Malioboro pada saat<br />
penyerbuan pasukan Belanda. Letkol Latief dengan mengendarai jeepnya<br />
ke rumah Jenderal Sudirman dan ikut Jenderal Sudirman mengungsi<br />
keluar kota setelah tahu keputusan Presiden Sukarno untuk menyerahkan<br />
diri pada pasukan Belanda. Kepada perwira-perwira di dalam rumah<br />
Jenderal Sudirman Latief menanyakan “Dimana pasukan-pasukan Yogya,<br />
mana Suharto?”.</p>
<p>AH Nasution pun jengkel atas kelambanan pasukan dalam kota Yogya. Di<br />
kemudian hari pada tahun 1990 dalam wawancaranya dengan wartawan<br />
asing ia mengkritik Suharto terlalu lamban dan tidak bisa cepat<br />
melakukan antisipasi terhadap serangan mendadak Belanda atas kota<br />
Yogya. AH Nasution membangun markasnya di sekitar Prambanan, namun ia<br />
tidak bisa melakukan koordinasi terhadap pasukan-pasukan di sekitar<br />
Jawa Tengah, inisiatif tempur diserahkan pada komandan unit masing-<br />
masing. Dan memang sepanjang awal tahun 1949 serangan-serangan ke<br />
dalam kota Yogyakarta terus dilancarkan namun serangan ini banyak<br />
dari pasukan KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi) dimana Kahar<br />
Muzakar komandan Brigade XVI yang terkenal nekat sering melakukan<br />
gempuran-gempuran ke dalam kota Yogya. Tercatat sepanjang bulan<br />
Januari-Februari Pasukan Brigade T Belanda tewas 157 orang dan 194<br />
terluka parah.</p>
<p>Disamping menerima Suharto, Sri Sultan terus mengatur gerakan bawah<br />
tanah, termasuk membongkar penutup-penutup besi gorong-gorong kota<br />
yang sudah di las Belanda kobang-lobang gorong kota digunakan untuk<br />
jalur penyusupan dadakan pada saat perang besar yang sudah<br />
direncanakan. Sri Sultan juga mengatur pengiriman senjata kepada<br />
pasukan-pasukan Republik, beberapa senjata selundupan berhasil masuk<br />
ke dalam kota. Sesungguhnya sejak pengungsian Jenderal Sudirman ke<br />
pedalaman Jawa Tengah, masih banyak tentara republik yang berkeliaran<br />
di dalam kota, mereka menunggu saat yang tepat untuk menyerang. Dan<br />
perintah penyerangan itu berasal dari Sri Sultan. Disinilah makna<br />
ucapan Bung Karno `Bung Sultan tetap tinggal di Yogya’ :</p>
<p>1. Sultan adalah Pemimpin Republik Indonesia, anggota Kabinet<br />
Hatta sebagai Menteri Pertahanan. Ini artinya Sri Sultan HB IX adalah<br />
wakil sesungguhnya Republik di ibukota Yogyakarta. Dan berarti<br />
pemerintahan Negara RI di Ibukota Yogyakarta masih ada.</p>
<p>2. Sebagai bentuk pengalihan perhatian agar perhatian Belanda<br />
terkecoh bahwa kekuatan RI sesungguhnya ada di Keraton Yogyakarta,<br />
maka dibentuklah Pemerintahan Darurat RI yang juga merupakan<br />
pemerintahan sah. Namun efektivitas PDRI tidak berjalan baik karena<br />
berada di luar Jawa disamping beberapa pasukan PDRI masih sibuk<br />
bertempur melawan kekuatan Mollinger.</p>
<p>3. Bung Karno tahu bahwa Sri Sultan HB IX jagonya gerakan bawah<br />
tanah dan dia punya senjata pamungkas yaitu : Pertemanannya dengan<br />
Sri Ratu Juliana, dimana Bung Karno sendiripun tidak bisa mendekat<br />
pada Sri Ratu karena cap kolaborator di Jaman Jepang.</p>
<p>4. Dengan mempertahankan Sri Sultan di dalam kota ini berarti<br />
komando pemerintah masih di tangan Sultan. Sudirman yang orang Jawa<br />
pasti akan memandang Sri Sultan dan tidak akan melakukan serangan<br />
yang kurang terpadu. Semua serangan di koordinasikan pada satu titik<br />
yaitu : Merebut kota Yogyakarta.</p>
<p>Keempat faktor inilah yang merupakan peranan paling penting dalam<br />
memahami perjuangan Sri Sultan HB IX dimana pada saat yang genting<br />
dia menyelamatkan eksistensi Republik Indonesia. Untuk menghargai<br />
peran Sri Sultan HB IX ini, pemerintah RI menugaskan Sri Sultan HB IX<br />
menerima surat dan menandatangani pengakuan kedaulatan RI pada<br />
tanggal 29 Desember 1949 di Istana Merdeka. Beliau pula yang<br />
menjemput Bung Karno dari Kemayoran untuk bersama-sama menuju Istana<br />
Kemenangan bangsa Indonesia, Istana Merdeka. Kedatangan dua orang ini<br />
disambut jutaan penduduk Jakarta dan luar Jakarta yang kemudian<br />
menyemut mengerumuni mobil yang ditumpangi Bung Karno dan Sri Sultan.<br />
Klimaksnya dengan mengenakan pakaian putih-putih dan sepatu putih<br />
Bung Karno berteriak lantang : Alhamdullilah. ..sekarang kita<br />
MERDEKA!!!!! !</p>
<p>Serangan Umum Versi Suharto dan Versi lainnya</p>
<p>Namun benarlah kata banyak orang, sejarah tergantung siapa yang<br />
berkuasa. Ketika Suharto berhasil menjadi Presiden Republik<br />
Indonesia. Ia beranggapan bahwa Serangan Umum 1 Maret 1949 itu murni<br />
merupakan idee dari Suharto dan bukan dari siapa-siapa ini berarti<br />
menafikan peran atasannya sendiri di luar Sudirman : Sri Sultan HB<br />
IX, AH Nasution, dan Bambang Sugeng. Tiga orang ini merupakan atasan<br />
Suharto dan tentunya tahu apa yang terjadi sesungguhnya pada<br />
peristiwa 1 Maret 1949. Sri Sultan HB IX adalah Menteri Pertahanan<br />
pada kabinet Hatta, orang yang berperan penting dalam reorganisasi<br />
ABRI, AH Nasution adalah Panglima Komando Djawa, seluruh pasukan di<br />
Djawa dibawah komando Nasution, sementara Bambang Sugeng adalah<br />
Panglima Divisi Djawa Tengah, berarti Bambang Sugeng merupakan atasan<br />
langsung Suharto. Tidak tertutup kemungkinan di luar sepengetahuan<br />
Suharto, Sri Sultan juga menjalin kontak dengan Kolonel Nasution,<br />
Bambang Sugeng dan tentunya Sudirman. Sri Sultan HB IX juga paham<br />
kekuatan tentara-tentara RI yang menyusup dan tinggal di dalam kota.<br />
Sementara Suharto hanya satu diantara beberapa elemen strategi<br />
Sultan. Tapi ketika Suharto berhasil menjabat menjadi Presiden dengan<br />
santai Suharto berkata “Tidak percaya toh, bahwa yang melakukan<br />
inisiatif serangan adalah seorang komandan Brigade”</p>
<p>Suharto mengakui bahwa ia menemui Sri Sultan, tapi pertemuan itu<br />
berlangsung sesudah serangan selesai bukan menjelang serangan. Dan<br />
apa yang berlangsung dari jam 6.00 Pagi sampai 12.00 siang adalah<br />
idee dia untuk menguasai Yogyakarta agar menjadi bahan perdebatan<br />
oleh LN Palar di PBB. Pernyataan ini menimbulkan kehebohan luar biasa<br />
bahkan berlangsung sampai saat ini dimana pertanyaannya berpusar<br />
pada : Siapa pencetus ide serangan umum 11 Maret 1949.</p>
<p>Tahun 1985 ketika Film Janur Kuning (Produksi thn. 1979) sedang asyik<br />
ditonton orang Indonesia ada kehebohan di muka publik siapa pemeran<br />
sesungguhnya dalam peristiwa Serangan umum 1 Maret 1949. : Suharto,<br />
Sri Sultan HB IX, Bambang Sugeng atau Nasution. Kejadian ini dimulai<br />
ketika eks Walikota Yogyakarta Soedarisma Poerwokoesomo yang menjabat<br />
dari tahun 1947-1966 dalam wawancaranya dengan Harian Suara Merdeka<br />
terbitan Semarang tanggal 15 Oktober 1985 mempertanyakan peran<br />
Suharto?. Kehebohan itu ditanggapi dingin oleh Suharto dengan<br />
menantang “Tanyakan saja kepada yang masih hidup, apakah mereka<br />
memberikan komando Serangan Umum 1949 atau tidak?”</p>
<p>Namun Sri Sultan HB IX dengan bahasa halus membantah serangan umum<br />
itu berasal dari Suharto ia sendiri berkata pada Oei Tjoe Tat salah<br />
seorang Menteri Negara era Demokrasi Terpimpin yang kemudian ditulis<br />
dalam buku `Memoar Oei Tjoe Tat, Pembantu Presiden Sukarno’<br />
kutipannya begini :</p>
<p>“Gimana Toh, Apa mungkin seorang dalam hutan, lagi pula sedang<br />
bergerilya, punya kesempatan mengikuti dengan cermat siaran-siaran<br />
radio BBC, apalagi dalam bahasa asing? Apa waktu itu orang sudah<br />
mahir berbahasa asing? Sayalah yang semula membicarakan gagasan itu<br />
dengan Jenderal Sudirman yaitu mendapatkan ijinnya untuk kontak<br />
langsung dengan Suharto, ketika itu Suharto berpangkat Mayor. Gagasan<br />
ini kelak berwujud Operasi enam Jam di Yogya”</p>
<p>Ingatan Sri Sultan bahwa Suharto waktu itu berpangkat Mayor bukan<br />
Letkol karena memang jabatan Letkol yang diberikan tahun 1946 belum<br />
dipastikan legalitasnya. Jabatan Suharto menjadi Letnan Kolonel legal<br />
baru diputuskan pada awal tahun 1950.</p>
<p>Namun diluar arus Suharto-Sri Sultan sebagai penggagas Serangan Umum,<br />
ada versi lain yaitu dari TB Simatupang bahwa serangan umum adalah<br />
gagasan dari hasil diskusi antara TB Simatupang dengan Kolonel<br />
Bambang Sugeng Panglima Divisi III Jawa Tengah.</p>
<p>Serangan Umum 1949</p>
<p>Terlepas dari `perang sejarah’ siapa penggagas serangan umum<br />
Yogyakarta, serangan ini memiliki dimensi tempur yang dahsyat untuk<br />
perang dalam kota. Baik Belanda maupun pihak Indonesia belum<br />
sepenuhnya berpengalaman dalam perang head to head ini. Sebelum<br />
perang kota 1 Maret 1949, sekelompok pasukan dibawah pimpinan seorang<br />
Sersan (dalam film Janur Kuning diperankan dengan baik oleh Amak<br />
Baldjun) menyerang ke dalam kota. Sersan itu lupa bahwa tahun 1949<br />
adalah tahun kabisat jadi bulan februari habis sampai tanggal 29<br />
bukan tanggal 28. Penyerbuan ini membuat tiga orang tewas di pihak<br />
TNI namun Belanda belum sadar akan ada serangan besar-besaran pada<br />
pagi hari 1 Maret 1949.</p>
<p>Sri Sultan sendiri sejak dua minggu sebelum hari H mulai membuka<br />
pintu Keraton, banyak tentara TNI yang menyusup ke dalam kota<br />
berlindung di balik tembok-tembok keraton yang tebal itu dan<br />
menyiapkan senjatanya. Kompleks keraton diam-diam dijadikan pusat<br />
serangan dimana perwira-perwira banyak berlindung ke dalam keraton,<br />
sementara di sekitar Malioboro dan pusat kota lainnya mulai<br />
berdatangan tentara-tentara yang sudah menyamar. Disekitar<br />
Lempuyangan, Kadipiro, Kotabaru dan Kali Code banyak penyusup sudah<br />
mempersiapkan diri. Penyusupan sendiri sudah berlangsung selama dua<br />
minggu sebelum hari H. Suharto memutuskan untuk membuka markasnya di<br />
sektor barat Yogya, di daerah Godean disitu ada Mayor KRIS HN Ventje<br />
Sumual yang memegang sektor barat kota. Di sektor utara dipegang<br />
Mayor Kusno sementara di timur dipegang oleh Batalyon Sujono. Amir<br />
Murtono dan Marsudi ditugaskan mengkonsolidasi pasukan yang bercerai<br />
berai di dalam kota.</p>
<p>Tanda serangan dimulai pada saat sirene jam malam mulai berbunyi.<br />
Titik-titik kekuatan pasukan Brigade T (Brigade T adalah pasukan<br />
pimpinan Van Langen yang menguasai garis pertempuran Yogyakarta-<br />
Magelang-Temanggung ). Tembakan pertama dimulai di sekitar stasiun<br />
Tugu. Di sana Pos-Pos Belanda banyak bertebaran dan ada konsentrasi<br />
kekuatan besar di sekitar Stasiun Tugu. Belanda yang dikejutkan<br />
serangan dadakan ini membalas dengan tembakan asal-asalan. Beberapa<br />
pasukan keluar dengan menggunakan panser dan berjalan masuk ke arah<br />
Tugu Malioboro namun belum sampai tugu pasukan belanda yang hanya<br />
berkekuatan setengah kompi itu diserang sengit kekuatan dari arah<br />
toko-toko dan perumahan penduduk. Perwira Belanda yang bergerak<br />
dengan jeepnya ke arah utara kota terperangah karena dimana-mana<br />
sudah berkibar bendera merah putih sementara beberapa pasukan Belanda<br />
di pos-pos kecil terjebak pertempuran sengit. Jalan-jalan dipasangi<br />
kayu, kursi, tempat tidur dan pohon-pohon yang ditebangi untuk<br />
menghambat lajunya pasukan Belanda. Di atas pohon, di dalam parit, di<br />
halaman-halaman rumah penduduk dan di balik sumur tiba-tiba banyak<br />
tentara TNI bermunculan, pertempuran sampai masuk ke lorong-lorong<br />
sempit di dalam kota. Kejar-kejaran terjadi bahkan sampai ada<br />
perkelahian fisik antara tentara Belanda dengan prajurit TNI yang<br />
masing-masing menggunakan sangkur.</p>
<p>Menjelang jam 7.00 pagi pertempuran sengit terjadi di sekitar Pabrik<br />
Waston tempat amunisi Belanda banyak tersimpan tidak sampai satu jam<br />
pasukan Belanda bisa dipukul mundur. Benteng Vredenburg pun berhasil<br />
direbut tentara RI. Sri Sultan duduk hatinya tegang bersama dengan<br />
kakaknya Pangeran Prabuningrat di Siti Hinggil ia berkali-kali<br />
disambangi perwira-perwira TNI melaporkan jalannya pertempuran.<br />
Belanda mengarahkan serangannya ke Keraton karena banyak laporan yang<br />
datang ke meja perwira Belanda bahwa pasukan TNI banyak bersembunyi<br />
disekitar Buiten Keraton. Di sekitar alun-alun utara Keraton Yogya<br />
banyak konsentrasi pasukan TNI.</p>
<p>Perang besar juga terjadi di wilayah barat, bahkan wilayah ini sangat<br />
sulit ditundukkan dalam beberapa jam pasukan Belanda mundur dari<br />
sektor barat dan berlari ke tengah kota namun sekitar seratus tentara<br />
TNI berhasil mengejar mereka dan tembak-menembak terjadi di sekitar<br />
tengah kota sampai dekat Grand Hotel. Di Grand Hotel itulah Kahin<br />
tinggal, Profesor ilmu politik Indonesia dari Amerika Serikat paling<br />
legendaris yang mencatat semua kejadian pada pagi hari tanggal 1<br />
Maret 1949.</p>
<p>Suharto dalam otobiografinya mengklaim bahwa dia memimpin serangan<br />
langsung, bahkan dengan gagah dia berada di depan front pertempuran<br />
dengan senapan otomatis Owen kebanggaannya. Anak buahnya mengira Pak<br />
Harto kebal peluru karena berani bertempur di garis depan. Tapi apa<br />
benar Pak Harto bertempur di garis depan, menurut Kolonel Abdul<br />
Latief dalam pledoinya yang dibacakan pada Mahkamah Militer pada<br />
tanggal 1 Agustus 1978 dia berkata dalam pembelaannya :</p>
<p>“….Tepat pada tanggal 1 Maret pasukan saya mendapat perintah dari<br />
komandan Wehrkreis Letkol Suharto, untuk menyerang dan menduduki<br />
sepanjang jalan Malioboro, dari mulai Stasiun Tugu sampai dengan<br />
Pasar Besar dekat Istana Yogyakarta. Setelah dapat menduduki seperti<br />
yang telah diperintahkan gedung-gedung besar serta toko-toko sedianya<br />
akan saya bakar sesuai dengan politik bumi hangus. Akan tetapi<br />
mengingat keadaan sekeliling adalah rumah-rumah rakyat yang terdiri<br />
dari bambu yang mudah terbakar, maka tersebut saya batalkan.<br />
Pertempuran terus berlangsung dan tentara Belanda mengadakan serangan<br />
balas, pertempuran terjadi antar rumah ke rumah, dan akhirnya pasukan<br />
saya mundur keluar kota, dan sebagian masih di dalam kota. Korban 12<br />
orang, 5 orang gugur dan 50 orang pasukan pemuda-pemuda gerilya kota<br />
gugur ditembak tentara Belanda.</p>
<p>Setelah dapat keluar kota di desa Sudagaran atau Kuncen kira-kira<br />
antara pukul 12.00 siang bertemulah saya dengan komandan Wehrkreise<br />
III Letkol Suharto yang sedang menikmati makan soto babat. Setelah<br />
melaporkan hasil pelaksanaan serangan umum itu, maka komandan<br />
memerintahkan lagi, agar tentara Belanda yang berada di Makam Kuncen<br />
itu dihalau/diserang sekalipun saya belum sempat konsolidasi, dan<br />
pasukan saya hanya tersisa 10 orang, perintah saya laksanakan. Dan<br />
kemudian komandan sektor Letkol Suharto kembali ke pangkalan… ….”</p>
<p>Apa yang diucapkan oleh Latief dalam pledoi ini menyiratkan Suharto<br />
tidak berada di garis depan pada waktu itu. Yang berjibaku ya anak<br />
buah Suharto seperti Latief, Pramuji, Sujono, Marsudi dan<br />
Ventje.Namun bagaimanapun harus diakui serangan umum 1 Maret 1949<br />
merupakan strategi yang sangat cerdas, walaupun korban gugurnya 192<br />
sampai 375 orang dari pihak TNI sementara di pihak Belanda 6 orang<br />
tewas. Perang dalam kota berakhir ketika pasukan khusus Gajah Merah<br />
pimpinan Kolonel Van Zanten yang datang dari Semarang memasuki dalam<br />
kota Yogya, semua pasukan TNI ditarik mundur namun sampai malam hari<br />
masih ada saja tembakan-tembakan gelap membahana dari rumah-rumah<br />
penduduk. Tujuan politik perang itu tercapai Belanda harus mengakui<br />
di depan forum PBB bahwa Republik masih ada.</p>
<p>Setelah perang itu berlangsung beberapa perundingan dan diam-diam<br />
Amerika Serikat menekan Belanda untuk segera keluar dari Yogyakarta.<br />
Belanda akhirnya menyerah dan keluar dari Yogya sekitar bulan Juni,<br />
tanggal 8 Juni 1949 Sri Sultan atas perintah PDRI menghentikan semua<br />
pertempuran bersenjata dengan RI. Atas nama PDRI Sri Sultan<br />
mengadakan pengumuman gencatan bersenjata. Dan pada tanggal 30 Juni<br />
1949 Sri Sultan menandatangani penarikan pasukan Belanda dari kota<br />
Yogya. Dalam cerita penarikan pasukan ini ada legenda yang banyak<br />
diyakini orang Yogya. Bahwa Sri Sultan bisa menjadi enam orang di<br />
tempat yang bersamaan, ini karena dalam tempo yang sama persis Sri<br />
Sultan ada di enam sektor yang lokasinya berjauhan.</p>
<p>Suharto yang memimpin serangan umum mendapat surat selamat dari<br />
perwira-perwira lainnya dan serangan umum atas Yogya menjadi<br />
inspirasi pada perwira-perwira lainnya untuk melakukan serangan-<br />
serangan ke markas Belanda. Sudirman sendiri menulis surat kepada AH<br />
Nasution bahwa : “Suharto merupakan bunga pertempuran” .</p>
<p>Presiden Sukarno dan Perdana Menteri Hatta serta rombongan lain yang<br />
ditangkap akhirnya dilepaskan Belanda dan kembali ke Yogyakarta pada<br />
tanggal 6 Juli 1949 disambut langsung dengan Sri Sultan. Di kota<br />
Yogya semuanya dibawah kendali penuh 2.000 orang pasukan di bawah<br />
komando Suharto. Pada awalnya Sri Sultan meminta agar Yogyakarta<br />
dibawah pengawasan Kepolisian yang berkekuatan 600 orang, namun<br />
Suharto menolak karena dianggap keadaan belum sepenuhnya aman.<br />
Penolakan Suharto ini merupakan kemenangan politis Suharto terhadap<br />
Sri Sultan dan Jenderal Djatikusumo untuk menguasai kota Yogya<br />
setidak-tidaknya sampai Jenderal Sudirman turun gunung. Jenderal<br />
Sudirman yang enggan turun gunung karena kecewa dengan sikap Sukarno<br />
yang mau menyerah pada Belanda, dikirim surat berkali-kali oleh<br />
penggede Republik agar mau turun gunung tapi Sudirman masih ngambek.<br />
Barulah ketika Sri Sultan mengirim surat melalui Suharto agar<br />
Sudirman turun gunung dan bertemu dengan Presiden, Sudirman menuruti<br />
kemauan Sultan atas dasar hormatnya pada Raja Jawa. Di Istana<br />
Yogyakarta, Sri Sultan menyambut Sudirman dan mengantarkannya pada<br />
Bung Karno. Kedua tokoh ini-pun berpelukan sambil menangis.</p>
<p>Kemudian Sudirman diajak melihat parade pasukan Suharto di alun-alun<br />
Yogyakarta bersama Pemimpin PDRI yang telah menyerahkan mandat<br />
kekuasaannya pada Bung Karno Sjafrudin Prawiranegara. Suharto<br />
terlihat menahan air mata ketika pasukan kehormatan berjalan<br />
menghormat pada Sudirman.</p>
<p>Apapun yang terjadi perang 1 Maret 1949 merupakan sebuah episode<br />
penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Peran Sri Sultan<br />
HB IX tidak bisa dilupakan sebagai tokoh yang sederhana Sri Sultan<br />
dipuja dimana-mana, bahkan di Minangkabau kehadiran Sri Sultan<br />
disambut penuh haru, ribuan rakyat Minang mengelu-elukan Sri Sultan<br />
yang berkunjung ke Padang, disana Sri Sultan dibopong dan<br />
teriakan “Merdeka…Merdeka. ..Merdeka” berkumandang dimana-mana. Sri<br />
Sultan bukan saja tokoh lokal Jawa, tapi kepemimpinannya diakui<br />
secara nasional.</p>
<p>Kepribadian dan Karir Politik Sri Sultan</p>
<p>Ada cerita-cerita rakyat mengenai Sri Sultan tentang kesederhanaannya<br />
yang banyak beredar di kalangan rakyat Yogya. Sri Sultan ini<br />
kegemarannya naik mobil baik jenis besar maupun kecil. Dulu yang<br />
namanya angkutan kota tidak ada seragamnya, semua bentuknya sama.<br />
Ketika Sri Sultan sedang berjalan-jalan dengan mobilnya ia dihentikan<br />
oleh seorang perempuan separuh umur. Ibu-ibu itu mengira Sri Sultan<br />
adalah sopir angkutan sayur. Mobil berhenti, Sri Sultan bertanya “Ada<br />
apa Bu…?”<br />
“Ini Pak Sopir tolong naikkan karung-karung sayur saya mau antar<br />
barang ini ke Pasar Beringhardjo” Sri Sultan yang mengenakan kaca<br />
mata hitam tersenyum dan turun ia pun mengangkut karung-karung sayur<br />
itu. Setelah karung-karung sayur dinaikkan Ibu itu juga naik ke dalam<br />
mobil dan duduk di belakang. Setelah sampai depan pasar Beringhardjo<br />
Sri Sultan turun dan mengangkut karung-karung itu sampai ke dalam<br />
pasar, si Ibu itu berjalan di depannya. Seorang mantri polisi<br />
memperhatikan dengan cermat kejadian itu. Setelah karung-karung sayur<br />
ditaruh ditempatnya, Ibu itu bertanya “Berapa ongkosnya, Pak Sopir?”<br />
“Wah…ndak usah Bu”<br />
“Walaah…Pak Sopir…Pak Sopir kayak ndak butuh uang saja?”<br />
“Sudah tidak bu terima kasih”<br />
“Lho, kurang tho…biasanya saya ngasihnya juga segini?” kata Ibu itu<br />
yang mengira sopir itu menolak uangnya karena kecewa pemberiannya<br />
kurang.<br />
“Ndak…apa- apa Bu, saya cuma membantu”<br />
“Sudah merasa kaya, tho..Pak Sopir?, ndak mau terima uang” kata si<br />
Ibu sinis. Sri Sultan tersenyum dan kemudian pamit keluar pasar. Saat<br />
Sri Sultan pergi si Ibu masih saja ngedumel “Dasar Sopir gemblung<br />
dikasih duit ndak mau” ujar Ibu itu sambil memberesi karung-karung<br />
sayurannya. Mantri Polisi yang sedari tadi mengamati peristiwa itu<br />
mendekati Ibu pedagang sayur itu.<br />
“Bu…tadi Ibu tahu bicara dengan siapa?”<br />
“Dengan…siapa. ..ya dengan Pak Sopir..piye tho sampeyan iki (gimana<br />
sih kamu)”<br />
“Ibu tahu, tadi ibu bicara kaliyan sing nduwe ringin kembar kuwi..<br />
(tadi ibu bicara dengan yang punya beringin kembar itu)” Mantri<br />
Polisi itu menunjuk ke arah beringin kembar di depan keraton Yogya.<br />
Blaar …..kepala si Ibu bagai disambar petir….ia kaget langsung<br />
pingsan dan kabarnya dia meninggal di tempat.</p>
<p>Sri Sultan juga sering mengendarai mobil sendiri dari Yogya-Jakarta<br />
kadang-kadang ke Bandung. Di tengah jalan dia dihentikan seorang<br />
polisi untuk pemeriksaan surat-surat. Sang Polisi sinis karena<br />
mengemudi kok ndak sopan. Sri Sultan cuman pake celana kolor dan kaos<br />
singlet saja. Saat melihat Rebuwesnya sang Polisi kaget setengah mati<br />
dan langsung berdiri hormat langsung mempersilahkan jalan, Sri Sultan<br />
tertawa dan mengangguk pada Pak Polisi.</p>
<p>Nama Sri Sultan sempat mencuat lagi karena ternyata dia menjadi<br />
sasaran utama pembunuhan dari pemberontakan eks KNIL yang dipimpin<br />
Westerling. Rencananya setelah melakukan gerakan di Bandung Angkatan<br />
Perang Ratu Adil (APRA) akan masuk ke Jakarta dan membubarkan sidang<br />
kabinet serta membunuh Menteri Pertahanan Sri Sultan HB IX. Namun<br />
gerakan Westerling berhasil digagalkan pasukan Siliwangi dan hanya<br />
bergerak di sekitar Lengkong serta Bandung kota.</p>
<p>Sepanjang masa-masa kabinet Parlementer dan Demokrasi terpimpin Sri<br />
Sultan tidak begitu aktif lagi di politik. Kegiatannya yang sering<br />
diliput media adalah menjadi Ketua Pramuka. Anak-anak Pramuka era 60-<br />
an, termasuk Bondan Winarno (Jago makan di Wisata Kuliner itu)<br />
memanggil Sri Sultan dengan sebutan “Kak Sultan”. Nama Sri Sultan<br />
muncul lagi setelah G 30 S dan kekuasaan pelan-pelan di preteli Pak<br />
Harto.</p>
<p>Rupanya Pak Harto kurang pede dengan dirinya untuk berhadapan<br />
sendirian dengan Bung Karno. Untuk itu di bidang politik luar negeri<br />
ia menggandeng Adam Malik dan di dalam negeri sebagai kharisma ia<br />
meminjam Sri Sultan, jadilah Triumvirat Orde Baru yang terkenal itu :<br />
Suharto-Sri Sultan HB IX dan Adam Malik. Waktu itu sepertinya Sri<br />
Sultan tidak begitu paham dengan apa yang terjadi sesungguhnya dengan<br />
Indonesia dan hal ini bukan Sri Sultan saja yang mengalami banyak<br />
tokoh masih dalam suasana kalut. Yang jelas saat itu adalah<br />
dimulainya pergeseran antara kekuasaan Sukarno ke Suharto. Dan<br />
tampaknya Sri Sultan memihak pada Suharto dengan Orde Barunya. Bahkan<br />
Sri Sultan tidak sabar dengan tindakan hati-hati Suharto terhadap<br />
Bung Karno yang dinilai kurang tegas dan lamban. Dalam otobiografinya<br />
Jenderal Kemal Idris menuturkan :</p>
<p>“Saya masih ingat, pada tahun 1966, ipar saya Widjatmiko datang ke<br />
Kostrad mengabarkan bahwa saya dipanggil Sri Sultan Hamengkubuwono IX<br />
di rumah Mashuri di Jalan Agus Salim, Jakarta. Disana sudah menunggu<br />
Sri Sultan, Adam Malik dan Mashuri.</p>
<p>“Kemal kamu take over, ambil alih kekuasaan dari tangan Suharto” ujar<br />
Sri Sultan.<br />
(Kemal Idris, Bertarung dalam Revolusi hal.252)</p>
<p>Rupanya Sri Sultan tidak sabar dengan permainan Jenderal Suharto<br />
menghadapi Bung Karno. Jauh-jauh hari kemudian ia keadaan menjadi<br />
jelas kenapa Suharto begitu hati-hati menghadapi Bung Karno dan<br />
terlalu lama maen petak umpet untuk mempreteli kekuasaan Sukarno yang<br />
baru berhasil dimenangkannya tahun 1967. Ternyata Suharto mendeteksi<br />
siapa lawan, siapa kawan. Karena bagi Suharto jelas Sukarno sudah<br />
kalah, PKI habis maka musuh selanjutnya bukan dari pihak lawan tapi<br />
yang dibelakangnya namun berpotensi tidak loyal termasuk kelompok<br />
Jenderal elang yang dikemudian hari nasibnya kurang baik dibawah<br />
kekuasaan Orde Baru terutama Jenderal HR Dharsono, pendukung fanatik<br />
Orde Baru. Yang masa tuanya mengenaskan dan sempat dituduh oleh<br />
Kopkamtib terlibat pengeboman Borobudur juga disangkutkan pada kasus<br />
Priok.</p>
<p>Jika Andi F. Noya mengira-ngira apa maksud Sultan sesungguhnya<br />
menolak menjadi Wapres di hari-hari penentuan 1978 yang kemudian<br />
digantikan oleh Adam Malik adalah masalah peristiwa Malari 1974 atau<br />
masalah korupsi dimana keluarga Presiden mulai banyak terlibat<br />
sesungguhnya kurang begitu tepat. Ada keyakinan di kalangan politisi-<br />
politisi senior dan orang yang ngerti politik bahwa Sri Sultan<br />
menolak menjadi Wapres di tahun 1978 karena menolak ia ikut rezim<br />
Suharto yang berlumuran darah.</p>
<p>Apa yang dimaksud berlumuran darah. Mengingat kejadiannya tahun 1978<br />
berarti kemungkinan yang dimaksud Sri Sultan adalah masa pasca G 30 S<br />
dimana banyak pembantaian terjadi dan alur cerita G 30 S yang<br />
sebenarnya sudah mulai terkuak terutama dari saksi-saksi sejarah.<br />
Apalagi pada tahun 1978 banyak tawanan dari Pulau Buru dibebaskan.<br />
Sejak tahun 1978 Sri Sultan menolak aktif berpolitik kecuali sebagai<br />
Ketua KONI.</p>
<p>Beliau meninggal awal September 1988 di Amerika Serikat dan prosesi<br />
pemakamannya di tangisi jutaan orang Indonesia, mengingatkan pada<br />
prosesi pemakaman Bung Karno dan Bung Hatta yang juga ditangisi<br />
jutaan orang Indonesia. Saat mangkatnya Raja Agung Binatara itu<br />
sepertinya hubungan Suharto dan Sri Sultan HB IX kurang begitu baik.<br />
Suharto sendiri sambil lalu saja memperhatikan mangkat Rajanya itu.<br />
Kemudian Sri Sultan HB IX digantikan Herdjuno Darpito yang wajahnya<br />
di tahun 1988 mirip dengan Deddy Mizwar bintang fim muda yang sedang<br />
naik daun karena film `Nagabonar’ dan `Kejarlah Aku Kau Kutangkap’.</p>
<p>Satu-satunya foto putera Sri Sultan HB IX adalah Herdjuno Darpito ini<br />
mengingatkan pada otobiografi Bung Karno yang ditulis Cindy Adams<br />
dimana hanya Megawati yang di potret berdua bersama Bung Karno.<br />
Akankah Mas Djun atau Sri Sultan Hamengkubuwono X maju lagi ke kancah<br />
politik nasional, waktulah yang akan menjawab.</p>
<p>Sumber: <a title="http://groups. yahoo.com/ group/Forum- Pembaca-Kompas/ message/65538" href="http://groups.%20yahoo.com/%20group/Forum-%20Pembaca-Kompas/%20message/65538"><strong><span style="color:#4e4e4e;">http://groups. yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/</span></strong></a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=23&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/02/14/sri-sultan-hamengku-buwono-ix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>What&#8217;s LoVe</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/01/31/whats-love/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/01/31/whats-love/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 04:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Artikelku]]></category>
		<category><![CDATA[cerita lucu]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasiku]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Motivator]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Cinta tak pernah akan begitu indah jika tanpa persahabatan…..yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya…adalah irreversible…… Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang……….. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=19&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cinta tak pernah akan begitu indah jika tanpa persahabatan…..yang</p>
<p>satu selalu menjadi</p>
<p>penyebab yang lain dan</p>
<p>prosesnya…adalah irreversible……</p>
<p>Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat</p>
<p>yang terhebat.</p>
<p>Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap</p>
<p>bahwa seseorang itu akan</p>
<p>mencintai kamu persis sebaliknya dalam</p>
<p>kapasitas yang sama.</p>
<p>Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang</p>
<p>lain akan dirasa</p>
<p>kurang………..</p>
<p>Begitu juga dalam kasus. kamu yang mencari,</p>
<p>dan yang lain akan</p>
<p>menanti……</p>
<p>Jangan pernah takut untuk jatuh cinta….</p>
<p>mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin</p>
<p>akan</p>
<p>menyebabkan kamu sakit dan menderita…..</p>
<p>tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada</p>
<p>akhirnya kamu akan menangis…….</p>
<p>jauh lebih pedih…karena saat itu menyadari</p>
<p>bahwa kamu tidak pernah memberi….cinta.itu</p>
<p>sebuah jalan.</p>
<p>Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah</p>
<p>komitmen….</p>
<p>Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja……</p>
<p>Cinta tak harus berakhir bahagia…..</p>
<p>karena cinta tidak harus berakhir…..</p>
<p>Cinta sejati mendengar apa yang tidak</p>
<p>dikatakan….</p>
<p>dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab</p>
<p>cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau</p>
<p>pikiran………</p>
<p>melainkan dari HATI.</p>
<p>Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan</p>
<p>apapun</p>
<p>sebagai imbalan,karena</p>
<p>jika kamu demikian, kamu bukan</p>
<p>mencintai,melainkan…..investasi.</p>
<p>Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk</p>
<p>menerima penderitaan.</p>
<p>Karena jika kamu mengharap kebahagiaan,kamu</p>
<p>bukan</p>
<p>mencintai….melainkan memanfaatkan.</p>
<p>Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu</p>
<p>bersama seseorang yang kamu</p>
<p>cintai dari pada kehilangan seseorang yang kamu</p>
<p>cintai, karena egomu yang tak berguna itu……..</p>
<p>Bagaimana aku akan berkata ” SELAMAT</p>
<p>TINGGAL “….</p>
<p>kepada seseorang yang tidak pernah aku</p>
<p>miliki ???????</p>
<p>Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang</p>
<p>tidak pernah menjadi kepunyaanku ?????</p>
<p>Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak</p>
<p>pernah</p>
<p>bersamaku dan kubertanya,</p>
<p>Kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya</p>
<p>tidak pernah untukku ????</p>
<p>Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu</p>
<p>sama lain ketika mereka</p>
<p>tinggal dalam dua dunia yang berbeda……….</p>
<p>Tapi ketika kedua dunia ini melebur dan menjadi</p>
<p>satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN !!!!!</p>
<p>Jangan mencintai seseorang seperti</p>
<p>bunga,karena</p>
<p>bunga mati kala musim berganti,</p>
<p>Cintailah mereka seperti sungai, sebab</p>
<p>Sungai mengalir selamanya……..</p>
<p>Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu</p>
<p>bagaikan kepingan2 kaca,</p>
<p>tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa Ada</p>
<p>seseorang yang akan bersedia untuk</p>
<p>menambal lukamu dengan mengumpulkan</p>
<p>kembali pecahan2 kaca itu…..</p>
<p>Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali……</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=19&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/01/31/whats-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Humor: Onta &amp; Pramugari Seksi</title>
		<link>http://b3n2.wordpress.com/2009/01/12/humor-onta-pramugari-seksi/</link>
		<comments>http://b3n2.wordpress.com/2009/01/12/humor-onta-pramugari-seksi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 12:47:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>qusworo</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3n2.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah padang pasir saat terik matahari siang, Hasim bersama ontanya berjalan sendirian. Tiba-tiba timbul gairah seks yang menggebu-gebu, Hasim berpikir, “Kenapa sekarang? Di tengah padang pasir begini dengan siapa saya harus melampiaskannya?” Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=9&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p>Di tengah padang pasir saat terik matahari siang, Hasim bersama ontanya berjalan sendirian. Tiba-tiba timbul gairah seks yang menggebu-gebu, Hasim berpikir, “Kenapa sekarang? Di tengah padang pasir begini dengan siapa saya harus melampiaskannya?” Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat gelagat aneh majikannya tersebut, si onta berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Hasim pun mengejarnya, namun onta itu sepertinya terlalu cepat untuk dikejar.</p>
<p>Tiba tiba ada pesawat yang melintas di tengah padang pasir tersebut dengan api membakar kedua mesinnya dan pesawat pun itu jatuh sekitar 50 meter dari Hasim berdiri. Hasim menghampiri pesawat tersebut, tak ada satupun penumpang yang terlihat selamat. Saat Hasim akan pergi meninggalkan pesawat tersebut, dia melihat seorang pramugari seksi tergolek tak jauh dari bangkai pesawat. Begitu didekati ternyata pramugari itu masih hidup dan Hasim pun merawat pramugari tersebut.</p>
<p>Begitu pramugari itu bangun, ia langsung memeluk Hasim dan bilang, “Anda telah menyelamatkan saya. Saya akan melakukan apa saja untuk membuat Anda senang.” Hasim pun menyambut dengan gembira, “Serius nih? Apa saja?” Pramugari itu berkata dengan nada menggoda,“Apa saja walaupun itu melelahkan”. Hasim pun langsung memegang tangan pramugari tersebut dan berkata, “Tolong bantu tangkap onta saya, ya!”</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3n2.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3n2.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3n2.wordpress.com&amp;blog=6141621&amp;post=9&amp;subd=b3n2&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3n2.wordpress.com/2009/01/12/humor-onta-pramugari-seksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3f0176ba5b3d45e9494abe57d1cc3303?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">qusworo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
